• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 30 November 2021

     
    Home   »  Internasional
     
    Kebiasaan Selfie Pemuda Ini Hampir Renggut Nyawanya!
    ANA DEA | Rabu, 02 April 2014 | 09:15 WIB            #INTERNASIONAL

    Kebiasaan
    Kebiasaan Selfie Pemuda Ini Hampir Renggut Nyawanya!

     

     

    DREAMERSRADIO.COM - Tren selfie atau memotret diri sendiri dengan menggunakan kamera handphone kini semakin marak dilakukan. Hal ini pun membuat kamus Oxford menyebut selfie sebagai ‘international word of the year 2013’.

     

    Namun hati-hatilah, karena selfie ternyata bisa membuat hidup berantakan, seperti yang dialami oleh pemuda asal Inggris bernama Danny Bowman satu ini. Dilansir Oddity central, Danny mengaku bahwa kecanduannya terhadap selfie membuat nyawanya hampir terenggut!

     

    Pria berusia 19 tahun ini mengaku telah menghabiskan waktu 10 jam dalam sehari untuk melakukan selfie hingga 200 kali lewat iPhonenya. Kacanduannya ini pun membuat kondisi hidupnya semakin memburuk. Danny mengaku berhenti ke sekolah dan tidak keluar rumah hingga 6 bulan. Ia bahkan hampir kehilangan 30 pound berat badannya agar terlihat lebih photogenic.

     

    Saat pergi ke sekolah, Danny bahkan mengaku merasa tak pede dengan penampilannya saat di dalam kelas dan bergegas ke kamar mandi untuk melakukan selfie, sambil mengecek apakah penampilannya saat itu terlihat sempurna. Ia bahkan sempat ketergantungan obat untuk menghilangkan stressnya tersebut.

     

    “Aku terus menerus melakukan selfie hingga sempurna dan aku menyadari bahwa aku tak bisa melakukannya. Aku ingin mati. Aku kehilangan temanku, pendidikanku, kesehatanku, dan bahkan hidupku,” tutur Danny yang sudah mulai sering melakukan selfie sejak usia 15 tahun ini.

     

    Ia melanjutkan, “Satu-satunya yang aku pedulikan hanyalah handphone di tanganku, jadi aku bisa memuaskan hasrat untuk memotret diriku kapanpun setiap harinya. Aku pun sadar bahwa aku tak bisa mengambil gambar yang sempurna dan saat itulah aku sampai pada titik terendah.”

     

    Berdasarkan dr. David Veal, salah satu psikiater di klinik Danny melakukan terapi, kecanduan selfie secara perlahan bisa merusak bangsa dan menganggap kasus Danny merupakan kasus yang cukup ekstrim. “Ini adalah masalah serius. Ini bukan hanya masalah kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan mental yang bisa meningkatkan angka bunuh diri,” tutur dr. David.

     

    Beruntung Danny langsung diselamatkan tepat waktu. Ia langsung dirujuk ke rumah sakit Maudsley di London untuk mendapatkan perawatan terbaik. Dr. Veal menuturkan, “Pengobatan yang umum adalah di mana pasien secara bertahap belajar untuk pergi dalam waktu yang lama tanpa memuaskan dorongan untuk mengambil foto, bersama dengan terapi untuk mengatasi penyebab masalahnya.” Duh, jangan ditiru ya, Dreamers..


     


    Sumber: news.yahoo.com
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2021 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.