• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 18 Juni 2021

     
    Home   »  Pemilu
     
    KPUD Ende Diminta Antisipasi Politik Uang
    LEX | Kamis, 03 April 2014 | 14:26 WIB            #PEMILU

    KPUD
    Pemilu

     

     
    Ende, Flobamora.net - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ende diminta untuk mewaspadai dan mengantisipasi terjadinya politik uang atau barang kepada masyarakat menjelang pelaksanaan Pemilu Legislatif (Pileg) yang tinggal beberapa lagi.
     
    Permintaan tersebut disampaikan salah seorang calon anggota legislatif dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Casimirus Bara Beri di Ende, Kamis (3/4).

    "Saat ini telah terjadi politik transaksional yang di pertontonkan oleh para caleg demi meraup suara sebanyak-banyaknya," katanya.

    Menurut Casimirus , sejauh pengamatan di lapangan, masih ditemukan sejumlah caleg yang mempraktekan politik jual beli suara atau transaksional dengan warga.

    Untuk itu, dia meminta KPU dan Panwaslu sebagai Penyelenggaa agar benar-benar memantau cara kerja para caleg karena sudah melanggar aturan.

    “Ini sudah terjadi politik jual beli suara lewat pemberian uang dan barang kepada para pemilih. Ini yang mesti dicegah dan diawasi oleh KPU lebih khusus Panwaslu Kabuparen Ende. Bagi-bagi uang, benang dan barang terjadi di sana baik yang dilakukan para caleg Kabupaten juga  caleg propinsi maupun pusat,” tuturnya.

    Chasimirus yang juga Direktur PUSAM Indonesia ini mengatakan, Panwas kabupaten Ende mestinya memperkuat jajaran di bawahnya untuk bekerja profesional dan independen dan tidak takut untuk menegur bahkan memproses jika benar-benar mendapat laporan terkait dengan pelanggaran.

    “Saya juga menghimbau agar para pemilih untuk tidak memilih para caleg yang menggunakan politik transaksional seperti itu, karena di sini bisa dilihat moral perjuangan mereka seperti apa,” ujarnya.

    Dia berharap, para caleg untuk memberikan pendidikan politik yang benar kepada masyarakat, sehingga iklim demokrasi berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

    Mantan Pengurus  PMKRI Jakarta ini menambahkan, KPU agar lebih gencar lagi melakukan sosialisasi karena menurutnya berdasarkan temuan di lapangan masih banyak warga yang belum mengetahui kapan persisnya Pileg dilaksanakan.****

     




    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2021 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.