• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 18 Oktober 2018

     

     
    Home   »  Pemilu
     
    Dua TPS dari Nitunglea Dipindahkan ke Magepanda
    VICKY DA GOMEZ | Sabtu, 05 April 2014 | 15:54 WIB            #PEMILU

    Dua
    Pemilu

     
    Maumere, Flobamora.net - Dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) dari Desa Nitunglea Kecamatan Palue, akan dipindahkan ke wilayah Kecamatan Magepanda. Pemindahan kedua TPS tersebut untuk melayani warga Palue yang kini berada di sejumlah titik pengungsian yang tersebar di Kabupaten Sikka dan Kabupaten Ende.

    "Kedua TPS yang akan dipindahkan itu masing-masing TPS 3 dan TPS 4. Sementara dua TPS yang tersisa di Desa Nitunglea, yakni TPS 1 dan TPS 2 akan digeser ke Kantor Camat Palue," kata juru bicara KPU Sikka, Yohanes K. Fery Soge kepada pers di Maumere, Jumat (4/4) kemarin .

    Dia menjelaskan, kepada para pengungsi Palue asal TPS 3 dan TPS 4 Nitunglea diberikan formulir C6 (undangan untuk memberikan suara di TPS), sementara pemilih asal TPS 1 dan TPS 2 Nitunglea yang berada di pengungsian diberikan formulir A5-KPU (pindah pilih).

    “TPS 3 dan TPS 4 Nitunglea yang dipindahkan ke Magepada ini akan didirikan di Desa Waturia dan di Desa Koro. Pengungsi yang kini berada di wilayah Kabupaten Ende dapat memberikan suara di TPS 4 Nitunglea (di Desa Koro) dan yang berada di wilayah Kabupaten Sikka dapat mendatangi TPS 3 Nitunglea yang berada di Desa Waturia,” paparnya.
     
    Menurutnya, kedua TPS Nitunglea yang berada di wilayah Magepanda ini disediakan untuk melayani semua pengungsi Palue. “Kepada para pengungsi dari desa-desa lain yang kini masih berada di pengungsian diberikan formulir A5-KPU,” tambahnya.

    Pemindahan TPS ini dilakukan berdasarkan Surat Edaran KPU No. 190/KPU/III/2014 perihal penjelasan tentang proses pemungutan suara di wilayah yang tertimpa bencana.

    “Kami telah berkoordinasi dengan Pemkab Sikka dan telah pula mendapat SK Bupati Sikka tentang desa-desa di Kecamatan Palue yang masuk dalam kategori rawan bencana. Dalam SK Bupati Sikka yang kami terima Rabu (2/4) sore menyebutkan ada dua desa yang masuk kategori rawan bencana yakni Desa Nitunglea dan Desa Rokirole,” jelasnya.
     
    Dia memaparkan, 4 TPS yang ada di Desa Rokirole akan digeser ke wilayah yang aman di Desa Tuanggeo. “TPS dari Desa Rokirole tidak dipindahkan ke luar Kecamatan Palue karena sebagian besar pemilihnya berada di sana. Data yang kami miliki, pemilih asal Desa Rokirole yang berada di pengungsian hanya 19 orang,” katanya.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.