• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 30 September 2020

     
    Home   »  Pemilu
     
    `Blusukan`, Branding Jokowi Paling Berhasil
    ANA DEA | Minggu, 06 April 2014 | 16:35 WIB            #PEMILU

    `Blusukan`,
    Jokowi melakukan kampanye dengan mengunjungi Pasar Cipanas, Cianjur, jawa Barat, Sabtu (29/3/2014). Pria yang akrab disapa Jokowi meminta kepada masyarakat agar memberikan dukungan kepada PDI-P sekaligus turut mengawasi pelaksanaan Pemilu 2014. KOMPAS IMAGES/VITALIS YOGI TRISNA

     

     
    Jakarta - Joko Widodo dinilai sebagai tokoh politik yang berhasil dalam hal personal branding. Terutama terkait blusukan yang sering dilakukannya sebagai Gubernur DKI Jakarta.

    "Blusukan itu contoh branding-nya yang paling berhasil," kata psikolog politik Hamdi Muluk di Gramedia Matraman, Jakarta Timur, Minggu (6/4/2014).

    Menurutnya, dalam dunia politik modern, personal branding sangat penting. Branding adalah pekerjaan panjang dan butuh proses. Caleg yang berhasil dengan personal branding-nya, memiliki kans sukses 50 persen.

    "Tapi jangan salah. Kalo sudah sukses, terpilih, terus dia tidak commit dengan branding-nya, misal masalah ekonomi kerakyatan, masyarakat akan mempertanyakan. Itu bisa jadi bumerang," kata Hamdi.

    Saat ini, Hamdi menilai, personal branding di Indonesia sulit dilakukan. Hal itu karena visi misi partai di Indonesia belum jelas.

    Selain itu, politisi partai-partai tersebut muncul dadakan sehingga tak memiliki cukup waktu untuk branding. Padahal, masyarakat sudah semakin cerdas.

    Dosen Psikologi UI ini melihat tren kampanye yang sepi sebagai tanda masyarakat telah melek politik. Masyarakat sudah bosan dengan kampanya yang tak substansial isinya, seperti hiburan dan orasi kosong. Oleh karena itu, jangan sampai masyarakat cerdas ini tak diimbangi partai cerdas. Kalau tidak, hal itu akan memunculkan masyarakat yang apatis.

     


    Sumber: Kompas.com
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.