• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 21 September 2019

     

     
    Home   »  Pemilu
     
    Selebaran Gelap Goyang Caleg DPR RI
    VICKY DA GOMEZ | Minggu, 06 April 2014 | 23:18 WIB            #PEMILU

    Selebaran
    Pemilu

     
    Maumere, Flobamora.net - Bertepatan dengan berakhirnya masa kampanye bagi partai politik peserta Pemilihan Umum (pemilu), Sabtu (5/4), beredar selebaran gelap di tengah masyarakat Kota Maumere.

    Selebaran gelap ini merilis keterangan ICW tentang 5 (lima) orang anggota DPR RI asal NTT yang terkategori politisi busuk. Kelima orang itu saat ini sedang mencalonkan diri lagi menjadi anggota DPR RI.
                
    Menurut beberapa orang, selebaran ini dibuang-buang di jalan. Ada yang menemukan di depan SMUN 2 Maumere sampai ke Pasar Alok. Ada lagi yang mendapatkan di  lorong-lorong jalan masuk ke Perumahan Litbang. Ada juga yang menemukan di sekitar pusat pertokoan di Kota Maumere. Diperkirakan selebaran gelap untuk menggoyang calon legislatif asal NTT ini diedarkan pada Sabtu (5/4) malam.
                
    Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Sikka Alfonsus Sero mengaku sudah mendapat informasi tentang beredarnya selebaran gelap itu. Informasi resmi juga dia diterima dari Gorgonius Nago Bapa, Tim Pemenang Melchias Markus Mekeng di Kabupaten Sikka.
                
    “Tim pemenangnya Pak Melchias sudah bersurat kepada kami, dan memberikan informasi tentang selebaran gelap itu. Mereka juga melampirkan selebaran gelap yang beredar di tengah masyarakat,” jelas Alfonsus, Minggu (6/3) di Kantor Panwaslu Sikka.
                
    Juru bicara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sikka Fery Soge yang ditemui di Kantor KPU Sikka Minggu (6/4) pun mengaku sudah mendapat informasi tentang selebaran gelap ini. Dia mendapatkan bukti selebaran gelap itu dari seorang warga.

    Alfonsus berjanji pihaknya akan terus melakukan pengawasan terhadap tindakan dari pihak-pihak yang tidak bertangungjawab yang telah menyebarkan selebaran gelap ini. Dia mengaku telah berkoordinasi dengan seluruh pengawas di tingkat kecamatan.

    Selebaran gelap ini merilis keterangan ICW tentang lima orang anggota DPR RI asal NTT yang kini menjadi calon anggota DPR RI dari berbagai partai politik. Pada bagian atas selebaran gelap ini tertulis ajakan jangan pilih politisi busuk. Lima orang anggota DPR RI itu disebut-sebut masuk dalam kategori politisi busuk.
                
    Selebaran gelap ini menggunakan kertas spesifik, yang tidak pernah ada atau dijual di toko-toko di Kota Maumere. Diduga selebaran ini dibuat di luar Maumere, dan sudah dirancang lama sekali.

    Sebelum ini, Panwaslu Sikka juga tengah mengklarifikasi sejumlah saksi berkaitan dengan laporan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Sikka. PKS melapor adanya selebaran gelap yang menyerang calon legislatif partai itu, dan upaya memecahbelahkan calon-calon leghislatif dari PKS.

    Pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Sikka Tahun 2008 pernah juga beredar selebaran-selebaran gelap yang membeberkan dugaan kasus korupsi salah seorang calon bupati.

    Lima tahun kemudian pada momen yang sama, kembali beredar selebaran gelap dugaan kasus-kasus korupsi salah seorang calon bupati. Hingga sekarang belum diketahui pihak mana dibalik beredarnya selebaran gelap pada Pilkada Sikka Tahun 2008 dan Pilkada Sikka Tahun 2013.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.