• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 24 Januari 2022

     
    Home   »  Nasional
     
    Jokowi Siapkan Visi-Misi Capres
    ANA DEA | Kamis, 10 April 2014 | 20:58 WIB            #NASIONAL

    Jokowi
    Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau Jokowi (kiri) bersama istrinya, Iriana, menunjukkan jari mereka yang telah tercelup tinta usai mencoblos di tempat pemungutan suara (TPS) 27, Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, dalam Pemilu Legislatif 2014, Rabu (9/4/2014). TRIBUNNEWS/JEPRIMA

     

     

    JAKARTA - Bakal calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Joko Widodo, mengatakan, ia tengah menyiapkan visi dan misinya sebagai capres. Visi dan misi akan disampaikan pada waktu yang tepat.

     

    "Nanti satu-satu saya sampaikan, tidak langsung. Pertaniannya seperti apa, energinya seperti apa," ujar Jokowi di luar pagar Balaikota Jakarta, Kamis (10/4/2014).

     

    Jokowi enggan menyebutkan siapa saja tim penyusun visi dan misi tersebut. Namun, Jokowi menegaskan bahwa selain oleh tim, dirinya juga terlibat langsung dalam penyusunan tersebut. "Sabar saja. Semuanya kok ditanya. Jangan dibongkar semua, dong," ujarnya.

     

    Sejak mendeklarasikan diri sebagai capres dari PDI-P, Jokowi belum menyampaikan visi dan misinya. Selama ini Jokowi selalu menolak black campaign dan lebih memilih adu visi dan misi. Wartawan kerap mempertanyakan hal ini. Bagaimana mau adu visi dan misi jika Jokowi saja belum punya?

     

    Saat kampanye di Lampung, Jokowi mengatakan bahwa manajemen pertanian di Indonesia buruk. Seharusnya, kata Jokowi, sektor tani di Indonesia saja mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jokowi memberikan contoh sebuah desa di Boyolali, Jawa Tengah, sebagai penghasil buah pepaya. Karena petani di sana tidak mempersiapkan jalur distribusi pascapanen, hampir 90 persen komoditas berakhir di tempat sampah karena busuk.

     

    "Manajemen tani itu harus diperhatikan. Mereka memang diberi bimbingan nanam sebelumnya, tapi masak pascapanennya tidak disiapkan. Harusnya disiapin. Bisa dijadikan jus, misalnya," ujarnya.


     


    Sumber: Kompas.com
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2022 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.