• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 22 September 2019

     

     
    Home   »  Nasional
     
    `Dipinang` Jokowi, Keputusan PKB Tunggu Masukan PBNU
    ANA DEA | Minggu, 13 April 2014 | 09:28 WIB            #NASIONAL

    `Dipinang`
    Bakal calon presiden Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Joko Widodo bersama Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, di kantor DPP PKB, Jakarta, Sabtu (12/4/2014). Kompas.com/Kurnia Sari Aziza

     
    JAKARTA - Kedatangan bakal calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Joko Widodo ke kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa disebut sebagai tahap awal menuju kesepakatan antara PDI-P dengan PKB mengenai kemungkinan bekerja sama.

    Namun, PKB belum memutuskan bentuk kerja sama yang konkret. PDI-P dan PKB akan berkonsultasi dengan Dewan Syuro dan PBNU terlebih dahulu untuk menyepakati kerja sama antara keduanya. 

    "Masih proses!" ujar Jokowi, Sabtu kemarin usai pertemuan.

    Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan Jokowi beserta jajaran DPP PDI-P dan PKB telah mengadakan diskusi tertutup. Muhaimin mengatakan, dalam diskusi tersebut, dirinya dan Jokowi sepakat akan menindaklanjuti pertemuan ini dalam sebuah pembicaraan yang lebih konkret.

    "Kita akan terus tindak lanjuti dalam pembicaraan mengenai strategi pembangunan, strategi pemerintahan, dan berbagai upaya lainnya," kata Muhaimin.

    Jokowi datang ke PKB dalam kapasitas sebagai calon presiden atau capres PDI-P. Jika kerja sama kedua dilakukan, bukan tidak mungkin PKB punya kesempatan mengusung cawapres bagi Jokowi.

    Namun, Muhaimin mengatakan, agenda yang membahas mengenai cawapres belun tuntas. Ia menambahkan, untuk mengusung cawapres yang tepat, butuh waktu untuk terus dikomunikasikan.

    Saat ditanya apakah dirinya siap menjadi cawapres untuk Jokowi, Muhaimin tertawa. "Ya enggak usah dijawab dulu, lah," ujarnya masih sambil tertawa.

    Jokowi pun ditanya hal senada, apakah dirinya akan menjadikan Muhaimin sebagai pendampingnya dalam Pemilu. Jokowi enggan memberi jawaban lengkap. "Tadi kan sudah dijawab Cak Imin," ujarnya.

     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.