• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 29 Oktober 2020

     
    Home   »  Pemilu
     
    Panwaslu Kaji Pelanggaran Kode Etik KPU Sikka
    VICKY DA GOMEZ | Senin, 14 April 2014 | 15:43 WIB            #PEMILU

    Panwaslu
    Ketua Bawaslu NTT, Nelce P. Ringu

     

     
    Maumere, Flobamora.net - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi NTT menemukan berbagai masalah dalam proses penyelenggaraan Pemilihan Umum Legislatif Tahun 2014 di Kabupaten Sikka.

    Panwaslu Sikka sedang mengkajinya, termasuk kemungkinan adanya dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.
                
    Demikian disampaikan Ketua Bawaslu NTT Nelce P. Ringu yang ditemui di TPS Wailiti 2 di Kecamatan Alok Barat dan di TPS Dobo Nua Pu’u 2 di Kecamatan Mego.

    Nelce berada di Kabupaten Sikka untuk ikut memantau jalannya pemungutan suara ulang dan pemungutan suara lanjutan yang dilaksanakan di 25 TPS yang tersebar di berbagai wilayah di Kabupaten Sikka.
                
    Dia belum bisa menjelaskan detail temuan pelanggaran yang sudah dilaporkan oleh Panwaslu Sikka. Dia mengku,i saat ini pihaknya sedang merekap temuan pelanggaran administrasi, kode etik, dan dana, dengan alasan semuanya masih berproses di lapangan.  
                
    “Saya belum merekap lagi berapa temuan administrasi, kode etik dan dana, karena semuanya masih berproses di lapangan. Tapi yang pasti cukup banyak, dan temuan-temuan itu sampai posisi 4 hari lalu sudah kami rilis.Terakhir ini belum kami rilis,” jelasnya.

    Khusus untuk Kabupaten Sikka, lanjutnya, yang paling menonjol adalah persoalan penundaan pelaksanaan pemungutan suara, hingga mengakibatkan sebanyak 25 TPS terpaksa melakukan pemungutan suara ulang dan pemungutan suara lanjutan. Selain itu, pelanggaran adminsitrasi juga menjadi masalah utama.

    Menjawab Flobamora.net tentang dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh KPU Sikka, dia mengaku masih mengakajinya lagi.

    “Terkait dengan tugas KPU Sikka nanti akan ditangani Panwaslu Sikka. Kemungkinan pelanggaran kode etik, kami akan lihat dulu, kami akan kumpulkan keterangan, barang bukti. Kami akan mengkajinya,” jawabnya.

    Menyusul adanya persoalan di TPS Dobo Nua Pu’u 2, Nelce melihat sebagai akibat dari ketidaksiapan KPU Sikka. Lembaga penyelenggara ini dianggap tidak siap yang berakibat masyarakat menjadi bertanya-tanya tentang proses yang harusnya dilakukan.

    “Tadi kami sudah menjelaskan kepada masyarakat, KPU Sikka juga ikut menjelaskan, dan kami berharap proses ini kembali berjalan normal sesuai aturan yang ada,” jelasnya.

    Dia mengaku sempat mendenagr terjadinya kericuhan di TPS Dobo Nua Pu’u 2. “Katanya begitu, sempat ada diskusi yang luar biasa di sini akibat regulasi-regulasi,” pungkasnya.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.