• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 14 Desember 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Belum Diketahui Jenis Lumba-Lumba yang Terdampar di Sabu
    ALBERTO/ RISKY R | Rabu, 16 April 2014 | 14:47 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Belum
    Inilah Jenis Lumba - Lumba yang Terdampar di Sabu

     

    Kupang, Flobamora.net - Ketua Yayasan Peduli Timor Barat (YPTB), Ferdi Tanoni, mengatakan, hingga saat ini belum diketahui pasti jenis lumba-lumba yang terdampar Pantai Wuihebo, Pulau Sabu Senin (14/4) lalu.

    Hal tersebut disampaikan Tanoni di Kupang, Rabu (16/4), sehubungan penyelamatan terhadap mamalia laut itu oleh nelayan setempat.
     
    Menurutnya, kasus terdamparnya lumba-lumba serta paus biru beberapa waktu lalu di lokasi yang sama itu, memberi gambaran bahwa mamalia laut itu sudah terancam, karena habitatnya sudah tercemar akibat meledaknya kilang minyak Montara di Blok Atlas Barat Laut Timor pada 21 Agustus 2009.

    "Berdasarkan penelitian para ahli dari Australia, hampir 90 persen wilayah perairan Indonesia di Laut Timor sudah tercemar minyak mentah (crude oil) serta zat beracun lainnya yang dimuntahkan dari kilang Montara serta zat beracun dispersant yang disemprotkan Otorita Keselamatan Maritim Australia (AMSA) untuk menemgelamkan tumpahan minyak ke dasar Laut Timor," kata Tanoni.
        
    Oleh karena itu, katanya, upaya restrorasi serta pemulihan kembali wilayah perairan yang tercemar menjadi sebuah keharusan yang patut dilakukan oleh perusahaan pencemar PTTEP Australasia dengan melibatkan para ahli kelautan dari Australia dan Indonesia serta negara-negara lain untuk melakukan sebuah penelitian ilmiah guna mengetahui tingkat pencemarannya.

    Berdasarkan hasil penelitian, ada 10 jenis mamalia laut, terutama lumba-lumba yang hidup di perairan Indonesia. Satwa ini menyebar di Selat Malaka hingga Laut Banda dan Laut Arafura. Ada juga jenis lumba-lumba yang beradaptasi di perairan Sungai Mahakam, Kalimantan Timur yaitu jenis pesut (Orcaella brevirostris).
        
    Kata dia, semua jenis lumba-lumba (Orcaellasp) dilindungi dengan Peraturan Pemerintah Nomor 7 tahun 1999 Tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa.

      
    Lumba-lumba yang hidup di perairan Indonesia adalah lumba-lumba jenis hidung botol (bottlenose dolphin), Lumba-lumba jenis totol (patropical spotted dolphin) yang memiliki bentuk tubuh lebih ramping dengan moncong yang panjang dan tipis, Lumba-lumba paruh panjang (Spinner dolphin).
        
    Selain itu, Lumba-lumba jenis bergaris (Stenella coeruleoalba), Lumba-lumba biasa (Delphinus Delphis), Lumba-lumba fraser (Lagenodelphis hosei), Lumba-lumba putih hina (Sausa Chinensis), Lumba-lumba gigi kasar (Steno Bredanensis), Lumba-lumba enis abu-abu (Grampus Griseus), dan Lumba-lumba jenis pink.***
        


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.