• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 27 Januari 2022

     
    Home   »  Pemilu
     
    Mekanisme Penentuan Kursi DPR dan DPRD
    ALBERTO | Kamis, 17 April 2014 | 11:51 WIB            #PEMILU

    Mekanisme
    Pemilu

     

     
    Kupang, Flobamora.net - Mau tahu mekanisme Untuk mendapatkan penentuan kursi di DPR dan DPRD harus melihat perolehan suara partai dan suara calon legislatif (caleg)?

    Mekanismenya, suara partai secara umum, harus mencapai bilangan pembagi pemilih (BPP). BPP diperoleh diperoleh dari jumlah suara sah dalam satu dapil dibagi dengan jumlah kursi pada dapil tersebut.

    Demikian juru bicara (jubir) KPU Nusa Teggara Timur (NTT), Maryanti L. Adoe di Kupang, Kamis (17/4).

    Dia mengatakan, untuk mengetahui perolehan kursi satu parpol dalam satu dapil, harus mengetahui BPP. Apabila, ada partai yang total jumlah suara antara partai dan calegnya mencapai BPP otomatis mendapatkan satu kursi.Sementara, suara sisa diluar BPP akan dipakai untuk perhitungan pada tahap kedua.

    "Jadi, perhitungan pertama dilihat dari BPP, apabila tidak ada partai yang mencapai BPP, akan dikategorikan masuk pada perhitungan kedua," katanya.

    Menurutnya, pada perhitungan tahap kedua kursi yang tersisa yang belum habis diberikan pada partai yang mencapai BPP diberikan kepada partai secara berurutan mulai dari partai yang memperoleh suara terbesar sampai kursinya habis dibagi.

    Setelah mengetahui jumlah kursi yang diperoleh partai, akan dilakukan penetapan calon terpilih dari partai tersebut yaitu calon yang mempunyai suara terbanyak dalam satu partai.

    Apabila, katanya, suara calon dalam satu partai sama untuk sejenis laki-laki atau perempuan dengan perempuan akan dilihat penyebaran asal suara dan diberikan kepada caleg yang memiliki penyebaran suara yang lebih luas.

    Tetapi, suaranya sama antara laki-laki dan perempuan, secara otomatis kursi tersebut diberikan kepada perempuan.

    Dia mengatakan, jika masih ada kursi yang tersisa dari partai tersebut akan diberikan ke caleg yang memiliki suara urutan kedua terbesar.Artinya, caleg dalam satu partai yang memiliki suara lebih besar dari caleg dari partai lain ada kemungkinan tidak dapat kursi. Karena suara tadi diberikan kepada
    caleg yang pertama.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2022 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.