• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 16 September 2019

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Bahas RPJMD Bappeda Ende Hadirkan Pakar dari Kemendagri
    ELSA | Kamis, 24 April 2014 | 13:13 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Bahas
    Kepala Bappeda Ende, Hiparkus Hepy

     
    Ende, Flobamora.net - Bappeda Kabupaten Ende akan menghadirkan pakar dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk memperkuat dan memberi pemahaman kepada tim penyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

    “Kami tidak main-main karena kami terus dikejar waktu. Walau secara konseptual kami sudah antisipasi dengan berbagai tahapan persiapan penyusunan RPJMD 2014-2019, namun kami terus berupaya agar RPJMD itu benar-benar berkualitas dan menjadi representasi aspirasi masyarakat Kabupaten Ende yang terkristal dalam visi- misi  bupati dan wakil bupati,” kata Kepala Bappeda Ende, Hyparkus Hepy, Kamis (24/4).

    Menurutnya, untuk memperkuat dan memberi pemahaman kepada tim penyusun RPJMD Ende termasuk seluruh SKPD yang ada, pihak Bappeda Ende akan menghadirkan pakar yang berkompeten dengan penyusunan RPJMD, Renstra, RKPD   dan Renja.

    Dia menjelaskan, pakar tersebut akan mengulas tuntas sekaligus mengadakan simulasi pembuatan RPJMD,Renstra, Renja dan hal yang  berkaitan dengan RPJMD dari sisi materi dan substansi materi. Kegiatan orientasi itu sendiri akan berlangsung selama 3 hari, yakni tanggal 7 - 9 Mei 2014.
     
    Dia mengatakan, berbagai masukan dari pakar tersebut akan menjadi referensi penting bagi tim penyusun RPJMD. Kegiatannya, diselenggarakan dalam bentuk orientasi.

    “Tentang permintaan Dirjen Bangda Depdagri sebagai tenaga ahli untuk menjadi narasumber dalam kegiatan orientasi itu, sudah dikomunikasikan dengan bupati dan kami juga sudah mengeluarkan surat Bupati tentang permintaan bantuan tenaga ahli tersebut. Secara lisan sudah dikomunikasikan dan mereka tidak berkeberatan” ujarnya.

    Penyusunan RPJMD, kata Hepy, tetap mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Kabupaten Ende serta dokumen-dokumen tata ruang, rencana pembangunan nasional dan provinsi. Ini dimaksudkan agar terjadi sinkronisasi program.

    Menurut dia, setelah Bappeda merampungkan rancangan RPJMD, draftnya akan didistribusikan kepada masing-masing SKPD untuk dijadikan rujukan dalam penyusunan Rencana Strategis (Renstra) lima tahunan, sehingga visi- misi bupati dan wabup benar-benar terjabar dalam setiap kegiatan SKPD. Penyusunan Renstra itu, tetap memperhatikan acuan indikator kinerja utama.

    Setelah RPJMD diperdakan pada bulan September nanti, lanjut dia , setiap SKPD wajib menyusun Renstra paling lambat satu minggu sudah pada tahap finalisasi untuk selanjutnya dipaparkan kepada Bupati dan Wakil Bupati dalam suatu forum untuk itu.

    “Pada forum ini setiap Kepala SKPD mempresentasikan renstranya yang semuanya bermuara pada dukungan atas kebijakan Bupati selama lima tahun,” pungkasnya.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.