• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 20 September 2019

     

     
    Home   »  Internasional
     
    KADIN NTT Jajaki Kerja Sama dengan Timor Leste
    ALBERT R. | Kamis, 19 Desember 2013 | 22:17 WIB            #INTERNASIONAL

    KADIN
    Paul Liyanto

     
    Kupang, Flobamora.net - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Nusa Tenggara Timur (NTT) menjajaki kerja sama dengan mitranya dari negara tetangga Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) untuk mengekspor bahan-bahan kebutuhan pokok ke negara tersebut.

    Ketua Kadin NTT, Abraham Paul Liyanto kepada wartawan di Kupang, Rabu (19/12) mengatakan, tugas yang diemban lembaga itu adalah membangun networking dengan para pengusaha dari RDTL, sehingga para pengusaha di NTT bisa terbantu dalam melaksanakan usahanya.

    "Selain dengan RDTL Kadin NTT juga sedang mengkaji kebijakan ekspor - impor treeangle, Kupang - Dili - Darwin (NT). Kita akan buat hubungan dagang antara ke tiga kota ini seperti Sijori," katanya.

    Kerja sama dengan pengusaha RDTL,ujarnya, difokuskan di bidang perikanan, peternakan dan pariwisata. Hal ini cukup beralasan, karena selama ini RDTL memasok kebutuhan telur dan daging ayam dari Surabaya. Padahal di NTT ada beberapa pengusaha yang sangat eksis di bidang tersebut.

    Dia menuturkan, dengan kerja sama yang mulai terjalin itu, kebutuhan telur dan daging ayam di RDTL tidak perlu lagi didatangkan dari Surabaya. Pasalahnya, kebutuhan tersebut sudah bisa dipasok dari NTT.

    " Langkah ini kita tempuh untuk mengubah pola pikir pengusaha di NTT untuk tidak lagi terikat dengan proyek pemerintah. Kalau terus-menerus seperti itu, pengusaha di daerah tidak akan maju-maju," paparnya.

    Konsul RDTL di Kupang, Feliciano da Costa yang dihubungi pada kesempatan terpisah mengatakan, pihaknya menyambut baik rencana tersebut karena kerj sama tersebut akan saling menguntungkan.

    "Rencana kerja sama tersebut sudah mulai dirintis beberapa bulan lalu. Tinggal sekarang bagaimana action dari pengusaha di NTT dengan melihat peluang usaha dan pasar yang terbuka di RDTL," katanya.

    Dia mengatakan, sejatinya para pengusaha NTT bisa memanfaatkan kedekatan geografis dengan RDTL untuk mengembangkan peluang usahanya.Pasalnya, untuk mengirim telur dan ayam pedaging misalnya, tidak perlu beberapa hari, tetapi hanya hitungan delapan sampai sembilan jam sudah bisa tiba di Dili.*** (AR)

     
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.