• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 26 Agustus 2019

     

     
    Home   »  Pemilu
     
    Caleg Petahana Berguguran
    ALBERTO | Sabtu, 26 April 2014 | 20:32 WIB            #PEMILU

    Caleg
    Gdung DPRD NTT

     

    Kupang, Flobamora.net - Hasil rekapitulasi penghitungan suara Pileg 2014 benar-benar penuh kejutan. Sejumlah caleg petahana yang selama ini berkantor di DPRD NTT terpental.

     

    Di Daerah Pemilihan (Dapil) NTT-3 misalnya. Dapil meliputi Sumba Timur, Sumba Barat, Sumba Tengah dan Sumba Barat Daya (SBD) benar-benar menjadi milik Partai Golkar dan PDIP. Kedua partai ini masing-masing berhasil meloloskan dua calegnya ke DPRD NTT.

     

    Menariknya, untuk PDIP, kedua caleg terpilih adalah wajah baru. Sementara caleg incumbent Anton Landi dan Hendrik Rawambaku (pindah dari Golkar) dipastikan gagal. Sedangkan untuk Golkar, kembali meloloskan caleg incumbent Hugo Rehi Kalembu bersama seorang caleg perempuan yakni Pdt. Adriana Adriana Kahi Awa Kossi.

     

    Caleg petahana Anton Landi dan Hendrik Rawambaku kalah suara dari dua caleg baru PDIP, yakni Yunus Takandewa yang meraih 12.550 suara dan David Melo Wadu yang mendapat 9.981 suara. Sedangkan di Golkar, Pdt. Adriana mendulang 14.207 suara dan Hugo Kalembu mendapat 12.991 suara.

     

    Secara keseluruhan, PDIP paling banyak mendulang suara di dapil 3, yakni mencapai 71.805 suara disusul Golkar dengan 58.240 suara. Untuk diketahui, dari dapil NTT-3 ini, hanya ada dua caleg petahana yang lolos, yakni Hugo Rehi Kalembu (Golkar) dan Abraham Litinau (Gerindra). Sedangkan caleg petahana yang diprediksi gagal selain Anton Landi dan Hendrik Rawambaku (PDIP) adalah Rambu Marisi (Demokrat) dan Robertus Li (Hanura). Rambu Marisi kalah suara dari Jonathan Kana yang meraih 6.358 suara sedangkan Robertus Li kalah dari Laurensius Tari Wungo yang mendapat 6.022 suara.

     

    Sementara itu, persaingan perebutan suara di daerah pemilihan NTT-4 meliputi Manggarai, Manggarai Barat dan Manggarai Timur berakhir dengan kemenangan Partai Gerindra. Bahkan, diprediksi partai berlambang kepala burung garuda ini meraih dua kursi dari kuota 10 kursi DPRD NTT .

     

    Berdasar hasil pleno di KPU Provinsi NTT, sebanyak sembilan parpol berbagi 10 kursi. Gerindra berhasil meraup 54.487 suara. Berada di peringkat kedua adalah PAN yang meraih 49.321 suara dan posisi ketiga adalah Golkar yang meraih 47.861 suara.

     

    Partai Gerindra dipredikasi berhasil menyabet dua kursi. Kursi pertama diraih caleg nomor urut 1, Yohanes Halut yang meraih 11.812 suara. Sementara suara sisa Gerindra setelah dikurangi BPP masih berjumlah 16.751 suara. Dengan demikian, saat perhitungan kursi ke-10 Gerindra masih unggul atas perolehan suara PKPI yang berjumlah 16.468 suara. Kursi kedua Gerindra pun akhirnya direbut Laurensius Barus yang mendapat 10.542 suara.

     

    Berdasarkan dasar hasil pleno, dari 10 kuota kursi di dapil NTT-4, hanya terdapat dua caleg petahana yang lolos. Delapan sisanya adalah caleg berwajah baru. Dua caleg petahana yang lolos adalah Yohanes Halut (Gerindra) dan Thobias Wanus (PKB). Sementara itu, caleg petahana yang diprediksi gagal mempertahankan kursinya dari dapil ini adalah Pata Vinsensius (PDIP), Servas Lawang (Demokrat), Stanis Ngawang (Hanura), Charles Lalung (Golkar), dan Frans Nahas (PAN).***

     


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.