• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 25 Januari 2022

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Bupati Sikka Tolak Permohonan Hibah Tanah dan Sewa Kendaraan dari Alex Longginus
    VICKY DA GOMEZ | Selasa, 29 April 2014 | 15:45 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Bupati
    Kabupaten Sikka

     

     
    Maumere, Flobamora.net - Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera menolak permohonan hibah tanah dan kendaraan yang diusulkan mantan Bupati Sikka Alexander Longginus. Penolakan tersebut melalui surat resmi yang ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sikka Valentinus Sili Tupen.
                
    Sikap Bupati Yoseph Ansar Rera ini terungkap dalam rapat Badan Anggaran DPRD Sikka dan Pemerintah Kabupaten Sikka, pada Selasa (29/4) siang tadi. Rapat ini dipimpin oleh Ketua DPRD Sikka Rafael Raga didampingi Wakil Ketua DPRD Alexander Longginus. Hadir antara lain Sekda Valentinus Sili Tupen, Kepala Bappeda Sikka Heriando Siku dan sejumlah pejabat eksekutif lainnya.
                
    Adalah Landoaldus Mekeng, Ketua Fraksi Partai Golkar yang terlebih dahulu mengangkat persoalan ini. Mantan Sekda Flotim itu mempertanyakan alasan penolakan pemerintah terhadap usulan permohonan hibah dari Alexander Longginus yang adalah mantan Bupati Sikka.

    Persoalan ini makin membias ketika Ketua Partai Fraksi Gabungan Nasionalis, Siflan Angi membandingkan dengan hibah kendaraan kepada mantan Bupati Sikka Sosimus Mitang  dan mantan Wakil Bupati Sikka Wera Damianus.

    “Kali lalu waktu Sosimus Mitang dan Wera Damianus belum selesai masa tugas pemerintah sudah hibahkan kendaraan dinas kepada mereka. Nah ini, permohonan dari Alexander Longginus yang juga adalah mantan Bupati Sikka kenapa ditolak,” tanya Siflan.

    Siflan malah menilai Sekda Valentinus Sili Tupen telah diperalat Bupati Yoseph Ansar Rera, hingga menandatangani surat penolakan yangn ditujukan kepada Sekretaris DPRD Sikka. ”Jangan-jangan Sekda diperalat. Ini drama babak pertama yang dimainkan oleh Bupati terhadap Alex Longginus. Bisa-bisa muncul lagi drama berikutnya. Saya minta surat penolakan ini dipertimbangkan kembali,” tegas Siflan.

    Ketua Fraksi PDI Perjuangan Darius Evensius juga mempersoalkan penolakan tersebut. Dia pun membandingkan dengan hibah kendaraan kepada Sosimus Mitang dan Wera Damianus, yang menurutnya dilakukan dengan proses dan mekanisme yang mudah sekali.

    Hal yang sama dikedepankan Markus Melo dari Fraksi Gabungan Pembaharuan. Markus Melo menyatakan menyesal dengan terbitnya surat penolakan yang ditandatangani Sekda Valentinus Sili Tupen. Dia mengusulkan agar surat penoalakan tersebut ditinjau kembali.

    Valentinus Sili Tupen berargumentasi bahwa pihaknya membalas surat permohonan yang diajukan Sekretaris DPRD Yaku Ripa tentang usulan hibah tanah dan sewa beli kendaraan dinas roda 4 yang diperuntukkan bagi Alexander Longginus. Dalam surat tersebut, akunya, tidak ada kata penolakan terhadap usulan yang diajukan Alexander Longginus.

    Meski tidak tertera kata penolakan dalam redaksi surat yang ditandatangani Valentinus Sili Tupen, namun sejumlah anggota badan anggaran berpendapat, surat itu secara implisit telah menyatakan menolak terhadap usulan Alexander Longginus.

    Siflan Angi dan Darius Evensius mengancam tidak akan membahas usulan pemerintah dalam agenda apapun, jika Bupati Sikka tidak mempertimbangkan usulan Alexander Longginus.“Jangan melihat Alex Longginus sebagai seorang pribadi. Tapi mari kita melihatnya sebagai seorang mantan Bupati Sikka. Kalau ini tidak dipertimbangkan maka saya usulkan DPRD untuk tidak membahas semua usulan yang diajukan pemerintah,” ancam Siflan.

    Dalam suratnya, Valentinus Sili Tupen menyampaikan mekanisme hibah aset milik pemerintah berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Sikka Nomor 26 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah. Dia juga menyebut pembentukan Daerah Otonomi Baru Kota Maumere sebagai salah satu alasan, sehingga aset kendaraan yang masih layak untuk dimanfaatkan akan dihibahkan sebagai bagian dari pemisahan aset kepada DOB Kota Maumere.

    Selain itu, Valentinus Sili Tupen menulis permohonan hibah tanah atau kendaraan harus memenuhi kriteria di mana pemohon hibah melakukannya secara tertulis kepada Bupati Sikka sebagai Pemegang Kekuasaan Pengelolaan Barang Milik Daerah. Alexander Longginus mengakui mengajukan permohonan hibah tanah dan sewa kendaraan melalui Sekretaris DPRD Sikka.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2022 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.