• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 24 November 2020

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Ramly Lamanepa Divonis Empat Tahun Penjara
    ALBERTO | Jumat, 02 Mei 2014 | 13:12 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Ramly
    Ilustrasi Ketuk Palu

     

     

    Kupang, Flobamora.net  – Majelis Hakim pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang, Rabu, 30 April 20l4 telah menjatuhkan vonis penjara selama empat tahun untuk Ramly Lamanepa, mantan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) dalam kasus korupsi pungutan liar senilai Rp  l  juta/desa se kabupaten Flotim.

    Vonis majelis hakim ini dibacakan dalam sidang dengan agenda putusan majelis hakim di Pengadilan Tipikor Kupang, Rabu (30/4) lalu. Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim, I. B. Dwiyantara serta didampingi dua anggotanya, Agus Komarudin dan Anshory Syafudin.

    Ketua Majelis Hakim, Dwiyantara mengatakan, terdakwa Ramly Lamanepa terbukti melakukan tindak pidana korupsi dalam kasus dugaan pungutan liar senilai Rp1 juta per- desa se di Kabupaten Flores Timur (Flotim).

    Terdakwa terbukti melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana tertuang dalam dakwaan Pasal 12 huruf e dan f UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

    “Terdakwa juga dikenakan denda senilai Rp200 juta. Bila dalam sebulan setelah ada keputusan yang berkekuatan hukum  tetap, terdakwa tidak membayar maka akan diganti dengan pidana penjara selama tiga bulan penjara,” kata Dwiyantara.

    Vonis yang dijatuhkan majelis hakim ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Flotim yang menuntut terdakwa dengan hukuman 4, 6 tahun penjara ditambah denda Rp 200juta atau subdidair tiga bulan penjara.

    Kuasa hukum terdakwa, Pieter Hadjon menyatakan masih pikir- pikir dalam menyikapi vonis majelis hakim dimaksud. Karena masih ada ruang untuk memberikan keputusan akhir terhadap putuan majelis hakim tersebut.

    Hal yang sama juga disampaikan JPU, Bambang. Ia pun dengan singkat menyampaikan, pihaknya masih pikir- pikir terhadap putusan majelis hakim.

    Dalam dakwaan, disebutkan bahwa setelah mendapatkan informasi adanya dana Proyek Pembangunan Infrastruktur Desa (PPID) untuk Kabupaten Flotim di APBN 2012, maka terdakwa berencana mengajukan permohonan dana dengan proposal yang berisi data serta profil desa.

    Karena itu, pada Rabu, 29 Februari 2012 diadakan rapat dengan menghasilkan tiga kesimpulan. Juga diutus 17 staf BPMPD Flotim untuk mengumpulkan bahan dan data dilengkapi surat perintah dan SPPD. Para staf juga diinstruksikan untuk meminta kepala desa memberikan dukungan partisipatif berupa dana Rp1 juta. Dana yang dikumpulkan itu disimpan oleh sekretaris BPMPD Flotim, Rufus Koda Teluma atas perintah terdakwa.

    Sebanyak 114 desa di Kabupaten Flotim yang bersedia menyerahkan dana Rp1 juta/desa untuk biaya proposal. Para kepala desa mengumpulkan uang itu  dari kas APBDes serta dana pribadi maupun iuran kepala desa dan perangkat desa. Berdasarkan daftar tanda terima, total dana yang terkumpul mencapai Rp114 juta.


    Biaya penjilidan proposal dana PPID sebesar Rp8, 5 juta dipinjam dari bendahara BPMPD Flotim. Pada 8 Maret 2012, terdakwa ditemani Kasubag Keuangan BPMPD Flotim, Simon Soge Makin menyerahkan proposal ke Kemendagri cq Dirjen PMD Memendagri dan Banggar DPR RI.

    Perbuatan terdakwa bertentangan dengan Pasal 5 ayat 1 UU RI Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang bersih dan bebas KKN; Pasal 122 ayat 9 ermendagri Nomor 13 tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah; dan asal 3 ayat 1 UU Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.