• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 30 November 2020

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Lepembusu - Kelisoke Bertekad Jadi Kecamatan Holtikultura
    ELSA | Jumat, 02 Mei 2014 | 13:46 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Lepembusu
    Camat Lepembusu Kelisoke, Ignasius Gharu

     

     
    Ende, Flobamora.net - Harapan masyarakat Kecamatan Lepembusu-Kelisoke untuk menjadi Kecamatan Holtikultura sudah menjadi kenyataan pada tahun 2013 lalu.

    Walau produksi tanaman holtikulturanya belum menjawabi kebutuhan masyarakat Kabupaten Ende maupun NTT, namun realitanya dampak dari produksi tanaman holtikultura seperti tomat, sudah mampu mendongkrak pendapatan petani setempat. Apalagi setelah adanya sentuhan program anggur merah yang tengah digalakan Gubernur NTT, Frans Lebu Raya.

    Dengan adanya perwakilan masyarakat Lepembusu-Kelisoke yang duduk di kursi kehormatan sebagai anggota DPRD Ende maka kondisi ini akan semakin memperkokoh komitmen bersama masyarakat untuk memperkuat posisi sebagai Kec.Holtikultura yang memiliki keunggulan tertentu.

    Mantan Kepala Desa Nggumbelaka, Don Bosco Rega yang sudah pasti berpindah kursi dari Desa ke lembaga terhormat DPRD Ende mengatakan hal ini saat ditemui, Kamis (1/5).

    “ Saya akan fokus pada upaya nyata pemberdayaan masyarakat petani holtikultura. Meningkatkan kapasitas mereka sehingga secara bertahap akan menjadi petani professional, khususnya petani tomat dan sayuran,” tuturnya.

    Bukan hal yang tidak mungkin, katanya lagi, dengan kondisi lahan dan struktur tanah yang ada secara alamiah telah tersedia unsur hara yang menjadi makanan utama tanaman holtikultura.

    “ Tanah di wilayah itu sangat subur. Itu belum terkontaminasi dengan berbagai pupuk buatan. Dan untuk mempertahankan kesuburan tanah yang ada kami jauh hari sudah mengantisipasinya dengan menanam tanaman pelindung yang memiliki potensi  untuk dibuat menjadi pupuk organic,” ucapnya meyakinkan.

    Ke depannya, kata dia, dirinya meyakinkan sesama anggota DPRD Ende bahwa Lepembusu-Kelisoke yang sudah berpredikat sebagai Kecamatan Holtikultura harus ditingkatkan lagi, sehingga mapan dalam berproduksi secara berkesinambungan. Ini hal nyata yang menjanjikan dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

    Sementara Camat Lepembusu Kelisoke, Ignas Gharu saat ketika dimintai tanggapannya terkait tekad Don Bosco Rega, mengatakan, secara prinsip ia mendukung. Bahkan masyarakat di kecamatannya berharap agar ada perubahan yang signifikan.

    “Saya dukung penuh tekad Pak Don Bosco Rega.Dia orang petani, dia mengerti tentang pertanian holtikultura. Dia seorang pekerja ulet,” katanya.
     
    Untuk  mewujudnyatakan gagasan Don Bosco, sebagai unsur pemerintahan yang langsung bersinggungan dengan masyarakat, dia berharap, adanya interfensi langsung scara periodik dari Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Ende melalui BPP Lepembusu-Kelisoke. Interfensi itu langsung yang berhubungan dengan sistem dan pola serta teknik pembuatan pupuk organik.

    “ Kita butuh bukan saja PPL tetapi kepala dinas berkenaan agar secara periodik dan berkesinambungan datang kesini,berbaur dengan masyarakat petani, agar tau apa keluh kesah mereka,” katanya.
     
    Dia menambahkan, kehadiran para pimpinan di kabupaten merupakan salah satu bentuk dukungan bagi petani.Tidak ada salahnya kalau kepala Dinas berkenaan tidur satu malam bersama petani.
     
    Menurut Camat Ignas, para PPL yang ada di BPP setempat sampai saat ini belum secara langsung melakukan interfensi nyata.Mereka masih sebatas melakukan pendataan. Padahal, para petani berharap mereka diberi pengetahuan praktis menyangkut budi daya tanaman holtikultura, penanganan terhadap hama dan pemupukan organik.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.