• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 06 April 2020

     

     
    Home   »  Internasional
     
    2018, Bill Gates Bisa Jadi Tak Lagi Punya Saham Microsoft...
    ANA DEA | Sabtu, 03 Mei 2014 | 07:48 WIB            #INTERNASIONAL

    2018,
    Pendiri Microsoft, Bill Gates. Reuters

     
    Eattle - Bill Gates, mantan chief executive dan pimpinan tertinggi Microsoft Corp, pada 2018 bisa jadi tak akan lagi punya selembar pun saham Microsoft. Kemungkinan tersebut terjadi bila dia melanjutkan kebiasaannya melepas 20 juta lembar saham setiap kuartal yang berlangsung sejak tahun lalu.

    Gates, mendirikan perusahaan komputer yang telah merevolusi komputasi personal ini bersama Paul Allen pada 1975. Sejak tahun lalu dia melepas 20 juta saham per kuartal tersebut berdasarkan rencana baru penjualannya.

    Dengan asumsi tidak ada perubahan pola itu, Gates tidak akan memiliki lagi saham Microsoft, empat tahun dari sekarang. Pada pekan ini, pola tersebut masih berlanjut. Dengan pelepasan tersebut, Gates juga sudah bukan lagi individu dengan kepemilikan saham terbesar Microsoft.

    Penjualan terakhir pada pekan ini, menempatkan kepemilikan saham Microsoft Gates berada di bawah kepemilikan mantan CEO Microsoft lainnya, Steve Ballmer. Berdasarkan dokumen US Securities and Exchange Commission yang dilansir Jumat (2/5/2014), Gates memiliki lebih dari 330 juta lembar saham Microsoft.

    Adapun Ballmer yang baru melepaskan jabatannya di Microsoft pada Februari 2014, memiliki sekitar 333 juta lembar saham menurut data Thomson Reuters. Kedua lelaki tersebut masing-masing memegang sekitar 4 persen dari total saham Microsoft yang beredar.

    Juru bicara Gates maupun Microsoft menolak berkomentar soal saham Gates ini. Saat Microsoft menggelar penawaran saham perdana (IPO) pada 1986, Gates memiliki 49 persen saham perusahaan itu dan membuatnya mendadak menjadi multijutawan. Dengan pertumbuhan eksplosif Microsoft, Gates pun sontak menjadi orang terkaya di dunia dengan nilai kekayaan menurut taksiran Forbes mencapai 77 miliar dollar AS atau sekitar Rp 900 triliun.

    Gates menyerahkan peran CEO kepada Ballmer pada 2000 dan mundur dari posisi chairman pada Februari 2014. Meski demikian, nama Gates tetap ada di jajaran petinggi Microsoft, dengan sepertiga waktu akan dia habiskan sebagai penasihat teknologi bagi CEO baru Microsoft Satya Nadella.

    Selama enam tahun terakhir, Gates fokus pada filantropi melalui Bill & Melinda Gates Foundation. Lembaga tersebut mendapatkan sebagian besar dana dari keberuntungan Microsoft-nya.

     


    Sumber: Reuters
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.