• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 30 Maret 2020

     

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Kredit Usaha Pembibitan Sapi di Bank NTT Belum Disalurkan
    ALBERTO | Rabu, 07 Mei 2014 | 13:53 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Kredit
    Dirut Bank NTT, Daniel Tagu Dedo

     
    Kupang, Flobamora.net - Bank NTT sejak dua tahun lalu belum menyalurkan Kredit Usaha Pembibitan Sapi (KUPS), karena belum mendapat rekanan yang tepat untuk memanfaatkan skim kredit tersebut.  

    "Kami memang ditunjuk pemerintah pusat sebagai salah satu bank untuk menyalurkan KPUS demi mendukung program swasembada daging nasional yang dicanangkan beberapa tahun lalu," kata Dirut Bank NTT, Daniel Tagu Dedo di Kupang, Rabu (7/5).

    Menurutnya, pagu KUPS dialokasikan itu adalah untuk pengembangan setiap 7.500 ekor sapi dengan dana sebesar Rp 66 miliar. Itu satu paket kredit lengkap. Bank NTT tentunya tidak bisa memberikan kredit begitu saja kepada masyarakat atau pengusaha yang tidak berpengalaman di bidang peternakan.

    Memang, ujarnya, sasaran pemberian KPUS tersebut adalah peternak dan pengusaha, tetapi bank membutuhkan rekanan yang berpengalaman untuk membangun industri peternakan di NTT.

    "Kami akui sampai saat ini masih mencari partner yang tepat untuk itu. kami butuh pengusaha peterakan yang punya manajemen pembibitan, pengembangan, pakan yang baik, manajemen RPH yang higienis dan manajemen transportasi serta distribusi yang baik dalam memasarkan produksi tersebut," paparnya.    

    Kebetulan, kata dia, sedang dirintis kerja sama antara Pemerintah DKI Jakarta dengan NTT di bidang peternakan sapi. Bank NTT memberikan kesempatan kepada pengusaha bidang peterakan baik berasal dari Jakarta maupun dari daerah ini, untuk memanfaatkan skim kredit yang disiapkan itu.    

    Dia menjelaskan, khusus untuk peternak di NTT, pihaknya selain menyalurkan kredit murah yang difokuskan pada usaha penggemukan, juga memberikan pembinaan secara berkesinambungan kepada sekitar 30-an kelompok peternak bekerja sama dengan dinas peternakan setempat. 

    "Kami berharap,mudah-mudahan dengan peluang pasar sapi potong yang terbuka khususnya untuk wilayah DKI Jakarta, ada pengusaha atau kelompok peternak yang mau memanfaatkan skim kredit tersebut," tambahnya.*** 

     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.