• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 21 September 2019

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Jaksa Agung Minta Seluruh Kejari di NTT Selesaikan Kasus Yang Tertunda
    CHE | Kamis, 08 Mei 2014 | 12:42 WIB            #NASIONAL

    Jaksa
    Foto bersama Jaksa Agung RI, Basrif Arif, bersama Kajati , Mangihut Sinaga dan tim penyidik Kejati NTT

     

    Kupang, Flobamora.net – Jaksa Agung RI, Basrif Arif dalam pengarahannya terhadap seluruh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di seluruh Nusa Tenggara Timur (NTT) meminta seluruh Kejari se-NTT wajib menuntaskan kasus-kasus yang hingga kini belum juga diselesaikan.

     

    Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) NTT, Mangihut Sinaga yang ditemui d iruang kerjanya, Kamis (8/5) menjelaskan dalam pertemuan antara Jaksa agung dan seluruh Kajari se-NTT, Jaksa agung memint agar kasus-kasus yang hingga kini belum diselesaikan segera diselesaikan.

     

    Hal itu, kata Sinaga, merupakan perintah langsung jaksa agung yang disampaikan oleh  dalam pengarahannya terhadap seluruh Kajari se-NTT yang digelar secara tertutup oleh Kejati NTT di Lopo Sasando Kejati NTT.

     

    “Pertemuan itu merupakan intern Kejati dan Jaksa Agung. Dalam pengarahannya Jaksa agung meminta agar kasus yang masih tertunda agar segera diselesaikan oleh masing-masing Kejari, “ katanya.

    Dia menjelaskan, permintaan Jaksa agung itu berkaitan dengan sejauh ini, setiap Kejari se-NTT masih mengalami penunggakan kasus dugaan korupsi yang belum terseblesaikan. Untuk itu, jika kasus-kasus yang masih mengalami penundaan jika memiliki alat bukti segera dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Kupang.

     

    “Kasus yang tertunda proses hukumnya tetap jalan, jika kasus yang tertunda itu sudah memiliki alat bukti maka segera dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Kupang, “ sebut Sinaga.

    Tentang kasus yang di SP3, jelasnya, bukan sesuatu kegagalan atau sesuatu yang berbeda namun karena tidak memiliki cukup alat sehingga kasus tersebut di SP3 oleh jaksa. Kasus yang di SP3, bukan berarti jaksa tidak bekerja secara serius namun itu merupakan perintah undang-undang.

     

    Dia menambahkan, banyak kasus yang masih tertunggak di setiap Kejari se-NTT, baik itu tahun 2006 hingga 2011. Untuk itu seluruh Kajari diminta oleh Jaksa Agung untuk segera menyelesaikan kasus tersebut.***

     


     
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.