• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 03 April 2020

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Kejari Terus Dalami Kasus Bank NTT Waingapu
    ALBERTO | Jumat, 09 Mei 2014 | 11:43 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Kejari
    Kajari waingapu, Cxarlos de Fatima

     
    Kupang, Flobamora.net - Hingga saat ini Kejaksaan Negeri (Kejari) Waingapu Kabupaten Sumba Timur terus melakukan pendalaman terkait kasus dugaan korupsi  Dana kredit senilai Rp 2,6 miliar di Bank NTT Kantor Cabang Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, diduga hilang tanpa adanya pertanggungjawaban.

    Dalam aksus dugaan korupsi penggelapan dana itu, Kejari Waingapu menetapkan dua pejabat di bank setempat menjadi tersangka. Dana ini, ternyata tidak disalurkan kepada 52 orang petani penerima.

    Dua pejabat Bank NTT ialah mantan Pemimpin Bank NTT Cabang Waingapu berinisial HARK, dan PSM yang kini menjadi suksesor HARK. Keduanya ditetapkan sebagai tersangka pada Jumat (22/11/2013) lalu.

    Kajari Waingapu Charlos de Fatima, Selasa  (6/5) lalu, kepada wartawan di Kejati NTT, menjelaskan kredit tanpa jaminan sebesar Rp 2,6 miliar tersebut disalurkan kepada 52 orang petani, anggota gabungan kelompok tani binaan PT Ade Agro Industri pada tahun 2009.

    Dalam penyaluran, katanya,  kredit itu diduga terjadi korupsi yang merugikan keuangan negara senilai kurang lebih Rp 2,6 miliar pada Bank NTT Cabang Waingapu tahun 2009.  Tapi, dana kredit tanpa agunan tersebut tidak disalurkan kepada 52 orang petani yang seharusnya menerima.

    "Kasus dugaan tindak pidana korupsi ini dilakukan dalam penyaluran kredit Bank NTT tanpa agunan. Namun, dana yang seharusnya dinikmati oleh petani ternyata tidak sampai di tangan mereka. Dana itu dinikmati oleh pihak PT Ade Agro Industri," kata Carlos.

    Untuk itu, lanjutnya, tim penyidik Kejari Waingapu hingga saat ini masih mendalami kasus itu dan terus mengumpulkan bukti-bukti yang ada. Selain itu, pemeriksaan saksi-saksi dalam kasus itu terus dilakukan oleh tim penyidik Kejari Waingapu.*** 

     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.