• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 06 April 2020

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Rasio Siswa Sekolah di NTT Masih Tinggi
    ALBERTO | Sabtu, 10 Mei 2014 | 12:21 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Rasio
    Gubernur Lebu Raya bersama Ny. Lusia Adinda Saat di Pulau Komodo

     

    Kupang, Flobamora.net - Rasio siswa sekolah di NTT pada tahun 2013 lalu, mulai dari tingkat SD sampai SMA/SMK masih berada di atas rasio minimal secara nasional, sedangkan rasio siswa-guru masih berada dibawah rasio minimal.

     

    Hal tersebut disampaikan Gubernur NTT, Frans Lebu Raya kepada wartawan di Kupang, Sabtu (10/5).

     

    Lebu Raya menjelaskan, rasio siswa-guru di NTT pada tahun 2013 lalu sebagai berikut, untuk SD/MI/SDLB sebesar 1 berbanding 17, sementara rasio minimal satu berbanding 20. Untuk SMP/MTs/SMPLB sebesar satu berbanding 16, sedangkan rasio minimal satu berbanding 32. Untuk SMA/MA sebesar satu berbanding 18, sementara rasio minimal satu berbanding 32. Untuk SMK sebesar satu berbanding 12.

     

    Dia menjelaskan, untuk rasio siswa sekolah di NTT pada tahun 2013 lalu, yakni SD/MI/SDLB adalah satu berbanding 175, sedangkan rasio minimal satu berbanding 120. Untuk SMP/MTs/SMPLB adalah satu berbanding 205, sementara rasio minimal satu berbanding 190. Untuk SMA, rasionya satu berbanding 400, sedangkan rasio minimal satu berbanding 270. Sementara itu, untuk SMK, rasionya satu berbanding 330.

     

    “Ini menunjukkan bahwa ketersediaan tenaga pendidik sudah semakin memadai. Namun perlu peningkatan status, kualitas dan pendistribusian tenaga kependidikan serta perlunya penambahan pembangunan gedung sekolah,” katanya.

     

    Dia menbgatakan, berkaitan dengan indikator angka partisipasi kasar (APK) pada tahun 2013 lalu, pencapaiannya meningkat dari target yang ditetapkan yakni realisasi APK tingkat SD/MI/SDLB sebesar 114, 80 persen dari target 114 persen. Tingkat SMP/MTs/SMPLB, realisasinya sebesar 96, 87 persen dari target 77, 46 persen. Tingkat SMA/MA/SMK, realisasinya sebesar 76, 83 persen dari target 58, 19 persen.

     

    “Capaian indikator APK menjadi tren yang positif manakala diimbangi dengan peningkatan capaian angka partisipasi minimum (APM),” ujarnya.

     

    kata dia, bila dibandingkan dengan tahun 2012, capaian APM pada tahu 2013 mengalami peningkatan, baik pada target maupun capaiannya. Pada tahun 2013, capaian APM tingkat SD/MI/SDLB sebesar 97, 60 persen dari target sebesar 95 persen atau meningkat 0, 21 persen dari tahun 2012.

     

    Sedangkan tingkat SMP/MTs/SMPLB, realisasinya 83, 60 persen dari target 62, 23 persen atau meningkat 0, 34 persen dari tahun 2012. Sementara APM tingkat SMA/MA/SMK, realisasinya 73, 03 persen dari target 46, 67 persen atau meningkat 3, 58 persen dari tahun 2012.Hal ini menunjukkan, secara kualitas mutu pendidikan di NTT semakin baik.

     

    Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Sinun Petrus Manuk menyatakan,pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dan persentase kelulusan siswa pada setiap tahun ajaran. Salah satu upaya yang dilakukan adalah gencar melakukan sosialisasi Program Gong Belajar.

     

    "Diharapkan para siswa, orang tua dan masyarakat dapat mendukung program ini dengan menyiapkan waktu bagi para pelajar menggunakan jam belajar," imbuhnya.***

     


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.