• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 18 Juni 2021

     
    Home   »  Nasional
     
    Pemkab Ende akan Gelar Prosesi Kebangsaan
    LEX | Minggu, 11 Mei 2014 | 15:01 WIB            #NASIONAL

    Pemkab
    Monumen Bung Karno du Ende

     

     
    Ende, Flobamora.net - Dalam rangka memperingati Hari Lahirnya Pancasila 1 Juni 2014 mendatang, Pemerintah Kabupaten Ende akan menggelar Prosesi Kebangsaan.

     

    Prosesi kebangsaan ini dimaksudkan untuk mengenang napak tilas perjalanan Bung Karno ketika dirinya diasingkan bersama keluarganya (1934-1938) di Ende,” kata Bupati Ende Marselinus Y.W  Petu, Sabtu (10/5).

     

    Menurutnya, terkait dengan hal ini beberapa waktu lalu pemerintah daerah sudah melakukan pembicaraan dengan Yayasan Ende Flores bersama Deputi  Kepurbakalaan di Jakarta untuk kegiatan terebut..

     

    Kegiatan ini, sambungnya, dimaksud untuk menggugah kesadaran dan pemahaman bersama akan keberadaan situs yang merupakan jejak sejarah pembuangan Bung Karno di Ende.

     

    “Untuk membangun kesadaran bersama  bahwa aset yang ada milik bersama dan harus diketahui oleh masyarakat kabupaten Ende khususnya dan masyarakat nusantara dan dunia pada umumnya” tuturnya.

     

    Karena itu lanjut Mantan Ketua DPRD Ende ini, prosesi kebangsaan yang akan di lakukan meruapakan suatu gerakan untuk menjual aset ini ke publik dengan dijadikannya sebagai even pariwisata.

     

    Lebih jauh dia menjelaskan, dalam Prosesi Kebangsaan nantinya titik startnya dari Pulau Ende, dimana akan digambarkan tentang awal mula kedatangan Bung Karno ketika dirinya dibuang pertama kalinya ke Ende. Dalam iringan perahu motor 30 juni 2014 berarak menuju Pelabuhan Ende (pelabuan Bung Karno). Dari Pelabuhan Ende menuju ke kantor PM yang merupakan bekas rumah tahanan Bung Karno.

     

    Di tempat itu dilakukan apel penerimaan secara militer dan selanjutnya dihantar menuju Rumah Raja Ende. Pasalnya, sebagai orang buangan Bung Karno melaporkan kedatangannya pada pemerintah yang berkusasa saat itu, Setelah itu menuju Rumah pembuangan dan di tempat ini dilakukan upacara penerimaan oleh pemilik rumah.

     

    Dia menjelaskan, dari rumah pengasingan, dilakukan pawai obor dan diharapkan  pesertanya menggunakan pakaian adat. Menuju Gedung imakluata tempat Bung karno memntaskan Tonil. Selanjuntya ke makam ibu Amsi disana juga dilakukan upacara dan doa-doa. Setelah itu berakhir di Lapangan Pancasila. Di tempat ini akan dipentaskan Gawi , Naro, Neku Wenggu dan pemutaran Film Bung Karno.

     

    “Diharapkan sebelum pukul 24.00 Wita kegiatan sudah berakhir dan dilanjutkan dengan melakukan renungan. Esok harinya tanggal 1 juni 2014 dilakukan apel memperingati Hari Lahirnya Pancasila dan dilanjutkan pentas seni di Taman Bung Karno Ende,”tuturnya.

     

    Prosesi kebangsaan menurut rencana akan dilakukan setiap tahunnya dan mejadi kalender tetap untuk memperkenalkan situs– situs tempat pengasingan Bung Karno baik kepada masyarakat Ende sendiri maupun Nusantara dan Dunia dan dijadikan even pariwisata.***    


     




    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2021 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.