• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 04 Desember 2020

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Bupati Ende Beri Deadline Penyampaian Renja SKPD
    ELSA | Selasa, 13 Mei 2014 | 14:34 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Bupati
    Bupati Ende, Marselinus Y.W Petu

     

     
    Ende, Flobamora.net - Bupati Ende Marselinus Y.W.Petu memberi limit waktu penyampaian Rencana Kerja (Renja) SKPD lingkup pemerintah setempat untuk disampaikan ke Bappeda setempat.  

    "Rentang waktunya, mulai senin 12 Mei dan batas akhirnya 18 Mei 2014. Renja tersebut merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keseluruhan penyusunan RPJMD Kabupaten Ende tahun 2014-2019," kata Bupati Marsel Petu dalam pengarahannya pada apel kekuatan senin pagi (12/5) di hadapan para Aparatur Sipil Negara lingkup Pemkab Ende.

    Terkait penyiapan Renja ini, Bupati menegaskan kepada segenap pejabat yang ada untuk tidak melakukan perjalanan dinas keluar daerah dengan maksud agar lebih fokus dalam menyiapkan dan menyelesaikan Renja masing-masing SKPD.

    Dia menegaskan, dalam minggu ini tidak ada satu surat tugas yang bupati keluarkan, sampai dengan tanggal 18 Mei 2014. Kalau Renja belum selesai juga belum ada perjalanan dinas.
     
    Untuk itu, Bupati Marselinus mengharapkan, semua hasil pelaksanaan Bimtek tentang Renja, RPJMD, RKA dan DPA yang baru saja diterima dari para nara sumber, agar masing-masing utusan SKPD yang mengikutinya wajib meneruskan kepada staf sehingga dalam penerapan secara konseptual tidak menyalahi regulasi yang ada. Target penyelesaian RPJMD pada bulan Juli 2014 ini sebelum dibahas di DPRD.
     
    Kepala Bappeda Ende, Hyparkus Hepy saat dikonfirmasi mengatakan, hingga senin (12/5) sudah ada SKPD yang memasukan Renja ke kantornya namun ia akui Renja yang disampaikan itu belum sepenuhnya sesuai dengan regulasi yang ada. Karenanya masih perlu perbaikan terutama menyangkut dengan sistematika dan substansi kegiatan yang harus sinkron dengan visi/misi Bupati Ende.

    “ Sudah ada SKPD yang masukan Renja, tapi belum banyak. Ya,sekitar lima ke atas. Itu juga masih belum lengkap karena SKPD tidak masukan latarbelakang, tidak dibuat secara sistematis dan muatan renjapun harus disinkronkan dengan visi/misi Bupati/wabup sekarang, “ ujarnya.
     
    Menurutnya, rata-rarta SKPD mengalami kesulitan dalam hal sistematika dan muatan latar belakangnya. Sebab, sebelumnya SKPD hanya memasukan rencana kegiatan tanpa didukung dengan latar belakang hingga Renja itu diajukan.

    Setiap hari, kata dia, Bappeda selalu memberi ruang dan waktu bagi SKPD untukBappeda selalu memberi ruang dan waktu bagi SKPD untuk mengadakan konsultasi tentang pembuatan Renja.

    Soal apakah batas waktu yang diberikan Bupati pada tanggal 18 Mei 2014 semua SKPD sudah memasukan Renja, Hepy sendiri belum bisa memastikan. Sebab itu tergantung dari SKPD masing-masing. Cepat atau lambatnya memasukan Renja, itu sangat tergantung SKPD. Bappeda hanya menerima, memperbaiki, mensinkronisasikan dan mengkompilasi,” urainya.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.