• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 25 Oktober 2020

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Bayi Lahir Perempuan, Dicatat Laki-Laki
    VICKY DA GOMEZ | Rabu, 14 Mei 2014 | 21:31 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Bayi
    irektur RSUD TC Hillers Maumere Junaidi Sinaga

     

     

    * Kasus Tertukarnya Bayi di Maumere

     

    Maumere, Flobamora.net – Direktur RSUD TC Hillers Maumere Junaidi Sinaga Rabu (14/5) siang tadi membeberkan kronologis kejadian dugaan tertukarnya bayi di depan anggota Pansus III DPRD Sikka. Dia  menggunakan istilah kronologis kejadian kekeliruan penulisan jenis kelamin bayi, dimana bayi yang lahir perempuan tetapi dicatat laki-laki.

     

    Rapat Pansus III ini sebenarnya berkaitan dengan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Sikka Akhir Tahun 2013. Anggota Pansus III menilai kasus dugaan tertukarnya bayi juga menjadi bagian penting untuk dimintai penjelasan keterangan dari pihak RSUD TC Hillers Maumere.

     

    Sinaga merangkum kasus ini dalam empat halaman kronologis tertulis. Dia menguraikan kronologis itu secara detail sejak Sabtu (19/4) saat Adriana Sing ibu bayi itu masuk RSUD TC Hillers hingga Sabtu (3/5) ketika bayi tersebut meninggal.

     

    Dari keterangan Sinaga, diketahui bahwa pada Sabtu (19/4) bayi lahir spontan prematur dengan letak belakang kepala. Bayi tersebut berjenis kelamin perempuan, dan saat dilahirkan tidak segera menangis. Berat badan bayi adalah 1.350 gram dengan panjang 42 centi meter.

     

    Karena keadaan bayi bermasalah maka bayi langsung diantar ke ruangan NICU dan diterima oleh Suster Helmy. Kemudian seorang bidan bernama Mia mencatat proses persalinan untuk melengkapi status ibu.

     

    Dia menanyakan status jenis kelamin bayi yasng dilahirkan Adriana Sing pada bidan Aty. Bidan Aty ini sebelumnya telah melakukan langkah resusitasi awal terhadap bayi.

     

    Dia menjelaskan, menjawab pertanyaan bidan Mia tentang jenis kelamin bayi, bidan Aty menyebut bayi perempuan. “Bidan Mia menulis simbol bayi laki-laki, dan dari keterangan yang tertulis dalam status ibu tersebut, akhirnya sampai terbawa keterangan jenis kelamin laki-laki pada surat keterangan lahir yang dikeluarkan,” jelas Junaidi Sinaga.

     

    Seperti diberitakan, persoalan ini menjadi krusial karena orangtua bayi meyakini bahwa bayi mereka adalah laki-laki. Menurut mereka hal ini sesuai dengan hasil USG yang mereka lakukan. Yang lebih meyakinkan lagi, setelah jasad bayi itu digali ternyata berjenis kelamin laki-laki. ***

     


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.