• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 11 Desember 2018

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Jokowi : Pelanggaran HAM Harus Dibuka, Diselesaikan...
    ANA DEA | Jumat, 16 Mei 2014 | 19:26 WIB            #NASIONAL

    Jokowi
    Bakal calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Joko Widodo atau Jokowi, memberiksan sambutan saat acara deklarasi di Kantor DPP PDI-P, Jakarta, Rabu (14/5/2014). PDI-P, Partai Nasional Demokrat, dan Partai Kebangkitan Bangsa menjalin kerja sama mengusung Jokowi sebagai calon presiden pada pemilihan presiden 9 Juli mendatang. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO

     
    JAKARTA - Bakal calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Joko Widodo menilai pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di Indonesia harus diselesaikan.

    "Harus dibuka, harus diselesaikan,"ujar Jokowi di depan pengacara dan pakar hukum di wisma Alstom, Jalan TB Simatupang, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Jumat (16/5/2014) sore.

    Jokowi tak mengatakan lebih rinci penyelesaian kasus itu. Namun, penyelesaian kasus itu bertujuan untuk mengetahui siapa yang salah dan siapa yang benar. "Kalau sudah tau mana yang betul mana yang enggak, dilihat, apakah bisa rekonsiliasi atau enggak," ujarnya.

    Jokowi mengatakan bahwa bangsa Indonesia tidak boleh dibebani masa lalu kelam. Proses yang dikemukakannya tadi, lanjutnya, diharapkan mampu menutup masa lalu bangsa demi membuka masa depan Indonesia yang lebih baik.

    Jelang Pemilihan Presiden 9 Juli 2014, isu pelanggaran HAM menjadi salah satu topik yang hangat dibicarakan. Salah satu kandidat, yakni Prabowo Subianto, adalah sosok yang identik dengan pelanggaran HAM 1998 silam.

    Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan bahwa isu pelanggaran HAM yang ditujukan kepada Prabowo merupakan wacana yang sudah usang namun terus didaur ulang. "Mereka ini kan selalu mengungkit-ungkit masalah yang sebenarnya tidak ada hubungannya dengan Pak Prabowo," kata Fadli.

     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.