• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 29 November 2021

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Setelah Bolok, Ropa pun Beroperasi Penuh
    ALBERTO | Jumat, 23 Mei 2014 | 13:02 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Setelah
    General Manajer PLN Wilayah NTT, Richard Safkaur

     

     
    KUPANG, FLOBAMORA.NET - Setelah mengoperasikan PLTU Bolok di Kabupaten Kupang dan PLTM di Ndungga Ende, PLN Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menorehkan sejarah.  Kamis  (22/5)  PLTU Ropa yang dibangun sejak tiga lalu juga mulai beroperasi penuh.

     

    General Manajer PLN Wilyah NTT, Richard Safkaur kepada wartawan di Kupang, Jumat (23/5) mengatakan, PLTU Ropa  di Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende, mulai beroperasi penuh pada Rabu 22 Mei 2014 sekitar pukul 03.00 Wita, ditandai dengan mengalirnya arus listrik dari Ropa menuju sistem listrik ke pusat pembangkit di Kota Ende.

    Menurutnya, sebelum pengoperasian PLTU Ropa menjalani serangkaian uji coba, akhirnya PLTU Ropa bisa beroperasi yang diawali dengan pembakaran batu bara sebagai sumber utama pembangkit pada 18 April 2014 lalu.

     

    Setelah proses pembakaran terjadi,  pada 22 Mei 2014 pukul 03.00 Wita,  listrik dari PLTU Ropa berhasil masuk dalam sistem listrik yang ada di Kota Ende melalui jaringan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT), Ropa-Ende.

    “Pasokan listrik dari PLTU Ropa akan terus ditingkatkan sesuai dengan kapasitasnya sebesar 7 Mega Watt. Saat ini pemakaian listrik dari Ropa masih sebesar 2 Mega Watt,” katanya.

    Dia menjelaskan, dengan beroperasinya PLTU Ropa ketersediaan tenaga listrik untuk Kota Ende mencukupi. Apalagi akan didukung sepenuhnya dengan PLTM Ndunggga yang sudah lebih dahulu beroperasi pekan lalu.

     

    Tentang keberadaan tapak tower yang digunakan sebagai SUTT untuk menyalurkan listrik dari PLTU Ropa, Safkaur meminta masyarakat setempat untuk bersama-sama menjaga sehingga bisa aman baik bagi dirinya sendiri  maupun untuk kelangsungan pasokan listrik.


    "Masyarakat jangan sekali-kali mendekati,  apalagi memanjat tapak tower yang ada,  karena bisa membahayakan. Tapak tower yang ada mengalirkan listrik dengan tegangan tinggi,"imbuhnya.


    Kata dia, secara tehknis aliran listrik dari PLTU Ropa dialirkan melalui jaringan SUTT lalu masuk ke dalam sistem listrik di Kota Ende yang dikendalikan dari ruang kendali yang ada di PLTD Mautapaga.

    “Keberadaan PLTU Ropa,  secara bertahap akan mengambilalih sumber pembangkit listrik di Kota Ende dan nantinya secara bertahap akan membangun jaringan interkoneksi dengan beberapa kota kabupaten di Daratan Flores,” tambahnya.***  


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2021 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.