• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 03 Juli 2020

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Pengalaman Pengelolaan Sumber Daya Air di NTT Bisa Jadi Acuan
    ALBERTO | Kamis, 29 Mei 2014 | 21:59 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Pengalaman
    Pelantikan Pengurus HATHI Cabang NTT

     

     

    Kupang, Flobamora.net - Ketua  Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indoneisa ( HATHI) pusat, Mudjiadi mengatakan, pengalaman Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam mengelola potensi sumber daya air beserta tantangannya dapat dijadikan salah satu acuan dalam penanganan hal yang sama untuk wilayah lain di negeri kepulauan ini.

    Hal tersebut disampaikan Mudjiadi  pada acara pelantikan Pengurus HATHI Cabang NTT masa bhakti 2014 – 2017 di Kupang, Kamis (29/5) malam.

    Menurutnya, masalah-masalah yang dapat menjadi acuan dalam penanganan itu adalah upaya adaptasi terhadap dampak perubahan iklim antara lain penanganan kekeringan, konservasi daerah tangkapan air dan pemenuhan kebutuhan air  baku.

    “Wilayah Provinsi NTT yang merupakan daerah kepulauan sangat rentan terhadap dampak perubahan iklim.Seperti  kita ketahui di beberapa tempat di daerah ini mempunyai intensitas hujan yang rendah, harus menjadi perhatian semua pemangku kepentingan terutama HATHI dalam mencarikan jalan keluarnya,” kata Mudjiadi yang juga staf ahli Menteri Pekerjaan Umum ini.

    Permasalah lain yang sulit dihindari, sebutnya, adalah perubahan iklim atau climate change sudah menjadi hal nyata. Apa yang dirasakan pada tahun-tahun terakhir ini, dengan meningkatnya  bencana alam terkait iklim seperti banjir, kekeringan,badai, tanah longsor, gelombang pasang dan kebakaran hutan serta kerusakan lingkungan.

    Dia menuturkan, wilayah NTT dengan posisi geografisnya menyebabkan daerah ini diberkahi keunikan yang tidak dimiliki daerah lain. Rentang pulau dengan potensi sumber daya air dan intensitas hujan bervariasi tersebut menciptakan keindahan alam dan budaya yang luar biasa, sekaligus memberikan tantangan tersendiri dalam pengelolaan sumber daya air.

    “Untuk itu, HATHI Cabang NTT diminta dapat menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi bidang sumber daya air, guna dapat memberi manfaat yang maksimal bagi kesejahteraan rakyat  di daerah ini,” ujarnya.

    Kata dia, keprihatinan akan masalah bencana terkait air yang sedang dihadapi saat ini sangat berkaitan dengan kemampuan kita  mengelola dan melindungi sumber daya air dan lingkungannya.

    Itu, tambahnya  merupakan tantangan yang harus dihadapi guna mewujdukan cita-cita HATHI yaitu memberi kontribusi dan kemanfaatan yang lebih luas  bagi  masyarakat dan kesejahteraanya.

    “Gagasan dan pemikiran baru yang applicable dalam merancang dan melaksanakan pengelolaan sumber daya air diharapkan akan sangat membantu mengatasi dampak perubahan global dewasa ini,” paparnya.

    Pengurus HATHI cabang NTT periode 2014 – 2017 yang dilantik pada kesempatan itu, Ketua , Djajadi, wakil-wakil ketua Charisal A.Manu, Mulu Blasius, Susilawati. Sekretaris, Alexander Leda, wakil  sekretaris, Benyamin Nahak, Bendahara, R Depi Cipta Jatmika, dan wakil bendahara, Prisela Pentewati  serta sejumlah bidang.*** 

     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.