• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 25 Oktober 2021

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Garuda Indonesia Kembali Batalkan Penerbangan ke Kupang
    ALBERTO | Minggu, 01 Juni 2014 | 13:56 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Garuda
    Bandara El Tari Kupang

     

     
    KUPANG, FLOBAMORA.NET  - Maskapai penerbangan Garuda Indonesia, sampai hari ini, Minggu (1/6) membatalkan penerbangan ke Bandara Udara El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) serta  beberapa bandara lain di daerah itu.

    “Manajemen pusat memutuskan membatalkan penerbangan menyusul meletusnya Gunung Sangiang di Sangiang Pulo, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat,”  kata Distrik Area Manajer Garuda Indonesia Kupang, Micky Irfandi yang  dihubungi di Kupang.

    Dia menyebutkan, rute  penerbangan yang dibatalkan itu adalah Denpasar – Labuan Bajo – Ende – Kupang, Denpasar – Tambolaka  - Kupang,  Jakarta – Mataram – Kupang,  Jakarta – Denpasar – Kupang, begitu pula dengan rute penerbangan sebaliknya.

    Menurutnya, keputusan untuk membatalkan penerbangan dari dan menuju ke Bandara  El Tari   bukan sebatas alasan penerbangan tetapi keselamatan penumpang lebih diutamakan.

    “Sampai saat ini kami masih terus memantau perkembangan letusan Gunung Sangiang  dan penundaan penerbangan belum bisa diprediksi sampai kapan. Yang jelas sampai tidak ada lagi abu vulkanik yang menganggu lalu lintas penerbangan,” katanya.

    Sejauh ini, kata dia, informasi dari pusat vulkanologi menyebutkan, dampak meletusnya gunung yang terletak di Kabupaten Bima itu  sudah terasa hingga ke wilayah NTT dan sudah menuju wilayah udara Australia.

    Pantauan Flobamora.net di Bandara El Tari Kupang, bukan hanya Garuda Indonesia yang membatalkan jadwal penerbangan, tetapi Lion Air dan City Link juga membatalkan penerbangan tujuan Kupang - Surabaya - Jakarta.

    Sejumlah penumpang yang ditemui di Bandara El Tari Kupang, menyatakan, mereka memahami keputusan yang diambil Garuda Indonesia itu, demi keselamatan penumpang.

    “Kita tunggu saja sampai ada pemberitahuan lebih lanjut, karena kondisi ini masih sulit dipredikasi,” kata Semuel calon penumpang yang akan terbang ke Jakarta  itu.

    Sebagaimana diketahui, Gunung Sangiang di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, Jumat (30/5) meletus. Letusan itu mengeluarakan abu hingga mencapai 3000 meter.

    Angin membawa asap ke arah barat hingga ke Kota Bima yang berjarak sekitar 70 kilometer.Radius aman sekarang menjadi 1,5 Km yang sebelumnya masih berjarak 7,5 Km.

    Bahkan,, sejak kemarin menurut laporan BPBD , dampak letusan gunung itu juga sudah terasa sampai NTT, dimana abu vulkanik dari gunung itu telah melanda tujuh kabupaten yakni Manggarai Barat, Manggarai, Sumba Barat Daya, Sumba Tengah, Sumba Barat, Sumba Timur dan Sabu Raijua. *** 

     




    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2021 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.