• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 27 Januari 2022

     
    Home   »  Gaya Hidup
     
    5 Faktor yang Mempengaruhi Tidur
    ANA DEA | Kamis, 26 Desember 2013 | 08:17 WIB            #GAYA HIDUP

    5
    Dok/Web: Tidur yang cukup menghindari risiko terkena penyakit jantung

     

     

    Jakarta, flobamora.net - Hari libur membuat kita bersenang-senang dan kadang-kadang kita lupa waktu untuk tidur yang cukup. Berikut ini adalah beberapa ulasan tentang tidur.

     

    1. Usia.

    Jumlah waktu tidur yang cukup sangat bergantung pada usia, sebagai contoh:

    Balita dan usia prasekolah:

    Membutuhkan waktu tidur 9-10 jam di malam hari dan beberapa jam untuk tidur siang.

     

    Anak usia sekolah:

    Termasuk remaja, membutuhkan waktu tidur 9-11 jam di malam hari.

     

    Usia dewasa:

    Waktu tidur yang dibutuhkan adalah 7-8 jam sehari di malam hari.

     

    2. Kehamilan

    Perubahan fisik pada wanita terutama di masa awal kehamilan meningkatkan kebutuhan untuk tidur. Namun di sisi lain, berbagai gejala kehamilan seperti: mual, muntah, sering buang air kecil, nyeri pinggang atau kaki kram membuat sulit tidur.

     

    3. Kondisi kesehatan dan obat-obatan tertentu

    Orang yang menderita asma kronis atau bronkitis cenderung memiliki kesulitan untuk tidur dibandingkan orang yang sehat, baik karena kesulitan mereka untuk bernafas atau karena obat-obatan yang mereka konsumsi. Kondisi medis lainnya seperti arthritis, gagal jantung kongestif, refluks lambung dan anemia juga seringkali memiliki kesulitan untuk tidur. Pada beberapa keadaan, kondisi tubuh seperti penumpukan lemak di perut menjadi faktor pemicu gangguan tidur.

     

    4. Gangguan tidur

    Jika Anda kurang tidur, waktu yang Anda butuhkan untuk tidur akan meningkat. Dan jika Anda secara konsisten melewatkan waktu tidur, ‘hutang’ tidur Anda akan mengganggu dan mempengaruhi kesehatan dan kualitas hidup Anda. Jika Anda terlalu banyak memiliki ‘hutang’ tidur, maka tidur panjang saat akhir pekan tidak akan menghapus ‘hutang’ tidur Anda. Hal tersebut justru akan mengganggu jam biologis Anda, sehingga Anda akan memiliki kesulitan untuk tidur di malam hari dan bangun tepat waktu pada pagi hari.

     

    5. Genetik

    Diperkirakan terdapat 1% dari populasi hanya membutuhkan waktu tidur 6 jam atau kurang untuk tidur di malam hari tanpa adanya dampak penyakit. Kebutuhan tidur yang lebih sedikit ini menurun pada keluarga, di mana mengindikasikan bahwa faktor genetik juga berperan dalam durasi waktu tidur.

     

    Suatu studi menunjukkan bahwa tidur kurang dari 7 jam atau lebih dari 9 jam pada malam hari berkaitan dengan peningkatan rIsiko penyakit jantung dan psikiatri seperti gangguan mood dan risiko kematian yang lebih tinggi.

     

    Cobalah untuk tidur dengan waktu yang cukup. Jika Anda mengalami kesulitan untuk tidur di malam hari, cobalah untuk berkonsultasi dengan dokter. ****


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2022 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.