• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 27 Januari 2022

     
    Home   »  Nasional
     
    Satu Siang tentang Megawati, Prabowo, dan Jokowi...
    ANA DEA | Senin, 02 Juni 2014 | 09:26 WIB            #NASIONAL

    Satu
    Capres dan cawapres Prabowo Subianto - Hatta Rajasa serta capres dan cawapres Joko Widodo - Jusuf Kalla, saat mengikuti Rapat Pleno Terbuka Pengundian dan Penetapan Nomor Urut serta Capres dan Cawapres Pemilu 2014 di Kantor KPU, Jakarta, 1 Juni 2014. AFP PHOTO / ROMEO GACAD

     

     
    JAKARTA, KOMPAS.com — Berbaju putih, berkopiah, dan berjalan tegap, seorang lelaki menghampiri sejumlah tokoh yang sudah lebih dulu duduk berjajar di hadapannya, di ruang pertemuan utama Gedung Komisi Pemilihan Umum di Jakarta. Lelaki ini, Prabowo Subianto, calon presiden dari poros Partai Gerindra.

    Saat itu, Minggu (1/6/2014) siang, tokoh yang sudah berjajar di hadapan Prabowo adalah calon presiden Joko Widodo dan calon wakilnya, Jusuf Kalla, yang diusung oleh poros Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Sudah pula duduk di deretan kursi itu, para petinggi partai pengusung Jokowi dan Kalla, tak terkecuali Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri.

    Prabowo datang bersama calon wakilnya, Hatta Rajasa, didampingi para petinggi dari partai-partai pengusungnya pula. Para tokoh politik nasional yang memenuhi ruang pertemuan tersebut datang untuk mengikuti penentuan nomor urut pasangan calon presiden-wakil presiden untuk Pemilu Presiden 2014.

    Setiba di depan deretan tokoh yang sudah lebih dulu datang dan duduk berjajar, Prabowo memberikan penghormatan ala militer, sesuai latar belakangnya. Setelah itu, dia menghampiri dan menyalami satu per satu para tokoh yang ada di hadapannya itu.

    Megawati duduk di sisi kanan Jokowi, sebelum berturut-turut Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, dan Ketua Umum PKPI Sutiyoso. Prabowo mulai dengan menyalami Jokowi, lalu Megawati, Surya Paloh, Muhaimin, Sutiyoso, dan beberapa tokoh lain pendukung Jokowi-JK.

    Prabowo lalu beralih ke sisi kiri Jokowi, untuk menyalami Kalla, Mufidah Kalla, dan Iriana, istri Jokowi. Sebelum bersalaman dengan Sutiyoso dan Luhut Panjaitan yang masuk dalam tim pemenangan Jokowi-JK, Prabowo memberikan salam hormat ala militer lagi.

    Sementara itu, Hatta berada di belakang Prabowo, disusul oleh Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, mengikuti semua langkah Prabowo menyalami satu per satu tokoh yang sudah lebih dulu tiba.

    Semua tokoh di ruang itu berdiri saat Prabowo menyalami mereka, kecuali Megawati. Ketua Umum PDI-P yang pernah bersanding bersama Prabowo pada Pemilu Presiden 2009 ini tetap duduk di bangkunya.

    Pertemuan pertama

    Pertemuan para tokoh tersebut merupakan momen besar dalam tahapan Pemilu Presiden 2014. Baru pada pertemuan ini, semua tokoh dari kedua kubu berkumpul bersama dalam satu ruangan. Bagi Prabowo dan Megawati, kisah Pemilu Presiden 2009 adalah catatan khusus mereka. Adapun bersama Jokowi, Prabowo punya cerita beda dari Pemilu Gubernur DKI 2012.

    Setelah adegan salaman, rombongan Prabowo menduduki tempat yang telah disediakan. Posisinya berhadapan dengan rombongan Jokowi-JK. Sesaat setelah duduk, Prabowo terlihat mengambil tisu, mengelap keringat di wajahnya.

    Tak lama berselang, Ketua KPU Husni Kamil Malik meminta pasangan capres-cawapres berpindah tempat duduk yang disediakan di barisan depan. Hatta duduk di sisi kiri Prabowo, sedangkan Jokowi-JK duduk berdampingan persis di sebelah kanan Prabowo.

    Saat duduk bersebelahan, Jokowi dan Prabowo tampak diam beberapa detik. Baru setelah itu, Jokowi terlihat memulai perbincangan dengan Prabowo. Jokowi tersenyum lebar, sedangkan Prabowo tampak menjulurkan lengan kanannya seraya merangkul pria yang mengenakan baju kotak-kotak itu.

    AP PHOTO / TATAN SYUFLANA Capres Prabowo Subianto (kanan) berdampingan dengan capres Joko Widodo saat mengikuti Rapat Pleno Terbuka Pengundian dan Penetapan Nomor Urut Capres dan Cawapres Pemilu 2014 di Kantor KPU, Jakarta, 1 Juni 2014.
     
    Undian

    Acara inti dimulai, dan Husni terus memandunya. Sesuai mekanisme, masing-masing calon wakil presiden memiliki kesempatan mengambil nomor. Nomor tersebut akan menentukan siapa calon presiden yang berhak lebih dulu mengambil undian nomor urut Pemilu Presiden 2014.

    Penentunya adalah calon wakil presiden yang mengambil nomor urut lebih besar. Ternyata, Kalla mendapatkan nomor 8 dan Hatta mengambil nomor 4. Karena itu, Jokowi mengambil nomor urut terlebih dahulu, baru diikuti Prabowo.

    Sebelum mengambil undian, Jokowi terlihat berdoa sejenak lalu. Barulah sesudahnya dia mengambil satu gulungan undian di dalam sebuah kotak transparan. Prabowo menyimak saja semua yang dilakukan Jokowi. Tiba gilirannya, dia langsung mengambil satu gulungan lain yang masih ada di dalam kotak transparan.

    Husni meminta Jokowi dan Prabowo untuk tidak seketika membuka undian yang didapatkannya. Dia memandu hitung mundur dengan lima angka, dan kedua calon presiden membentangkan gulungan yang mereka ambil dari kotak transparan. Hasilnya, Prabowo memegang nomor 1 dan Jokowi mendapatkan nomor 2.

    Sambutan Prabowo dan Jokowi

    Nomor urut Pemilu Presiden 2014 sudah didapat. Tiba giliran kedua calon presiden memberikan sambutan. Sesuai nomor urut, kali ini Prabowo tampil lebih dulu. Hatta Rajasa mendampinginya.

    Pada awal sambutan, Prabowo mengucapkan salam yang mewakili ucapan salam semua agama. Ia juga secara khusus menyebut nama Jokowi-JK dan Megawati.

    "Yang saya hormati Pak Jokowi, Pak Jusuf Kalla, Ibu Megawati, dan yang saya banggakan seluruh pimpinan partai pendukung," kata Prabowo dalam sambutannya. Sambutan singkatnya berisi ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran KPU untuk kinerja mereka dan berharap Pemilu Presiden 2014 dapat berjalan dengan baik dan benar.

    Lalu, giliran Jokowi memberikan sambutan dengan didampingi Kalla. Salam dan pengantar pembuka Jokowi disampaikan menggunakan bahasa Arab. Tak ada nama Prabowo-Hatta sepanjang sambutannya.

    Di ujung sambutan, Jokowi langsung mengajak masyarakat memilihnya. Dia pun menyinggung arti nomor dua yang menjadi nomor urutnya di Pemilu Presiden 2014.

    "Dua adalah simbol keseimbangan. Ada capres, ada cawapres. Ada mata kanan, ada mata kiri. Semua harmoni dalam sebuah keseimbangan. Dan untuk menuju Indonesia yang penuh harmoni, penuh keseimbangan, pilihlah nomor 2," ucap Jokowi.

    Siang itu berakhir sudah seusai sambutan kedua calon presiden dengan sambutan riuh rendah elu dan puja dari para pendukungnya. Satu siang dengan sederet cerita itu diakhiri dengan berlalunya Jokowi-JK menumpang sebuah bajaj dan Prabowo-Hatta dengan mobil Lexus-nya.

     


    Sumber: Kompas.com
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2022 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.