• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 16 September 2019

     

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    PKL Pasar Oesao Ancam Kembali Berjualan di Pinggir Jalan
    EPO | Selasa, 03 Juni 2014 | 12:35 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    PKL
    Ilustrasi : Pedagang Pasar

     

    Oelamasi, Flobamora.net – Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) di Pasar Oesao, Kupang Timur, kabupaten Kupang  mengancam akan kembali berjualan di badan jalan depan pasar tersebut. Pasalnya, Pemkab Kupang hingga saat ini tidak memenuhi janji yang disampaikan kepada PKL beberapa waktu lalu.

     

    Salah seorang PKL Pasar Oesao yang dikenal dengan panggilan Ibu Oa di hadapan Kadis Perhubungan dan Kominfo Kabupaten Kupang, Thom Sonbait dan Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Aset Daerah (PPKAD) Kabupaten Kupang, Anton Suri Asa, Senin (2/6) kemarin mengatakan, janji pemerintah akan memperbaiki fasilitas dalam pasar dan mengatur kendaraan agar masuk kedalam pasar hingga saat ini tidak juga direalisasikan. Padahal para PKL telah mengikuti permintaan Pemkab Kupang agar berjualan dalam Pasar.

     

    Dia mengatakan, akibat belum tertatanya sarana dan prasarana dalam Pasar ditambah tidak ada kendaraan yang masuk maka dagangan yang mereka jual setiap hari tidak laku. Padahal modal untuk berjualan, mereka pinjam dari Koperasi.

    “Bilang Oto mau masuk tapi sampai sekarang mana? Ini sudah tiga bulan tapi hanya janji sa. Kita punya jualan tidak laku sementara utang sudah menumpuk dan pegawai Koperasi kejar-kejar tiap hari,” kata Oa

     

    Dia menuturkna, janji yang disampaikan saat Bupati Kupang, Ayub Titu Eki mengunjungi pasar tersebut beberapa waktu lalu hingga kini tidak kunjung direalisasikan. Padahal jika Pasar tersebut telah tertata dengan baik maka para PKL yakin banyak pembeli akan berbelanja di pasar tersebut.

     

    Apa yang disampaikan Ibu Oa mendapat mendapat dukungan dari rekan-rekannya. Bahkan ada PKL kemarin yang terlihat telah menjajakan barang dagangannya seperti tomat, lombok dan sayuran di pinggiran badan jalan depan pasar tersebut. Mereka beralasan, jualan dalam pasar sepi pembeli akibat janji Pemerintah yang tidak kunjung ditepati.

     

    Kadis Perhubungan dan Kominfo Kabupaten Kupang, Thom Sonbait kepada para PKL yang mengerumuninya berjanji akan segera melakukan koordinasi dengan pihak Polres Kupang dan Asisten II  Setda Kabupaten Kupang supaya bisa mengarahkan kendaraan melintasi bagian dalam pasar tersebut.

     

    Namun dia meminta para PKL yang telah menjajakan barang dagangannya untuk kembali masuk berjualan dalam Pasar terlebih dahulu.

     

    Permintaan Thom ini tidak langsung disanggupi para PKL karena menurut mereka, apa yang disampaikan Thom bukanlah yang pertama kali. Karena itu, mereka tidak ingin hanya mendapatkan janji yang tidak pasti dari Pemerintah. Mereka hanya akan kembali pindah kedalam Pasar jika telah ada kepastian yang ditandatangani diatas meterai.

     

    Thom yang terlihat sedikit kewalahan melayani para PKL akhirnya mengambil jalan tengah dan bersedia menggelar pertemuan dengan para PKL di Kantor Lurah Oesao.

     

    Akhir PKL sepakat untuk kembali membawakan barang jualan mereka kedalam pasar. Tetapi,  mereka mengancam jika pertemuan di Kantor Lurah batal dilakukan, mereka akan kembali turun ke badan jalan untuk berjualan. Mereka siap menanggung segala resiko yang diterima termasuk digusur oleh aparat Sat Pol PP.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.