• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 02 Desember 2020

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Hama Sundep Serang Tanaman Padi di Kabupaten Kupang
    DEWA HAYON | Selasa, 03 Juni 2014 | 20:51 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Hama
    Tanaman Padi

     

     

    Oelamasi, Flobamora.net - Hasil panen para petani di Kelurahan Oesao, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, mengalami penurunan karena padinya terserang hama sundep atau kupu-kupu putih.

    "Biasanya dari satu hektare kita dapatkan tiga ton gabah, namun karena serangan hama ini, kami hanya bisa dapatkan satu ton gabah saja," kata seorang petani Oesao, Gabriel Hina di Kupang, Selasa (3/6).

    Dia mengatakan, serangan hama sundep itu sangat cepat dan berpindah-pindah dari satu lahan persawahan ke lahan sawah lainnya. "Kita tidak bisa berbuat banyak, apalagi jelang panen. Kita terpaksa pasrah, dan menerima kondisi ini," katanya.

    Serangan yang hama penggeret jenis sundep atau kupu-kupu putih ini menempel pada batang padi tetapi berakibat kepada mengempisnya isi bulir dan bahkan banyak bulir padi yang kempis dan kosong, tanpa isi.

    "Hama penggeret batang ini menempel dan bertelur di batang padi yang baru berisi. Akibatnya bulir padi menjadi tidak berisi atau gabuk, sehingga pada saat panen hasil yang didapat tidak sesuai harpan," katanya.

    Hasil panen kali ini, kata dia, menurun drastis dan hal itu dialami oleh seluruh petani di wilayah ini. Kondisi ini telah mengakibatkan kerugian besar para petani. Biaya produksi seperti pupuk dan obat-obatan yang sudah dikeluarkan menjadi tidak sebanding dengan hasil panen yang didapat.

    Hama sundep atau beluk merupakan hama dengan kerusakan yang terjadi pada tanaman sebelum berbunga. Kadang-kadang apabila kerusakan terjadi ketika tanaman masih muda, tunas baru dapat dibentuk untuk mengganti batang yang rusak.

    Serangan sundep dapat berkurang dengan adanya hama kresek dan tikus. Tetapi kerusakan yang ditimbulkan oleh kedua populasi tersebut akan lebih besar.

    Sundep menyerang tanaman padi sebelum berbunga (fase vegetatif) terutama pada daun yang masih muda. Padi yang terkena sundep menunjukkan gejala, yaitu daunnya berwarna kuning. Semakin berat serangannya maka warna kuning pada daun akan semakin merata. Selain itu pucuk batang yang digerek menjadi kering sehingga mudah dicabut.

    Bila pucuk tersebut dicabut maka akan terlihat bekas gerekan dan kadang-kadang larva masih terdapat pada pangkal batang.

    Hama yang menyebabkan gejala sundep ialah Sesamia inferens. Sesamia inferens tersebut merusak dengan cara meletakan telurnya pada pelepah daun

     

    bagian dalam. Setelah telur menetas maka larva-larva tersebut mulai memakan pelepah daun, kemudian menggerek masuk kedalam batang.

    Selanjutnya memakan batang bagian dalam sehingga jaringan pembuluh batang terpotong. Hal ini menyebabkan terputusnya pasokan hara dari dalam tanah sebagai bahan untuk fotosintesis. Daun yang berwarna kuning tersebut sebagai akibat karena kurangnya pasokan hara.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.