• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 20 Oktober 2019

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Taman Pancasila Setahun Setelah Direnovasi
    ALBERTO | Rabu, 04 Juni 2014 | 13:39 WIB            #NASIONAL

    Taman
    Patung Bung Karno di Taman Pancasila Kota Ende

     

    Dari Ende untuk Nusantara

     

    TIDAK jauh dari rumah pengasingan, kurang dari 1 kilometer, terdapat sebuah taman nan asri. Taman Pancasila, begitu Ata Ende menyebutkan Taman Rendo itu sekarang.

     

    Taman ini juga memiliki ikatan yang amat kuat dengan rumah pengasingan. Konon, hampir setiap ada kesempatan Bung Karno menyempatkan diri datang ke  taman itu   untuk duduk merenung  di bawah  Pohon Sukun yang cukup terkenal keberadaannya.

     

    Pohon Sukun bercabang lima yang sering didatangi Bung Karno tersebut konon yang memunculkan gagasan hingga lahirlah lima butir Pancasila. Pohon Sukun yang saat ini berada di Taman Pancasila di Kota Ende adalah pohon yang sama yang dahulu sering dikunjungi Sang Proklamator kini bernama Taman Pancasila.

    Sebuah patung Soekarno muda duduk di sisi sebelah kiri di sebuah bangku yang dibuat sangat panjang, sedangkan pohon sukun berada tepat di sebelah kiri patung, dan hanya berjarak sekitar 5 meter saja.

     

    Orlando salah seorang warga Kota Ende yang diajak Flobamora.net ke taman itu,Rabu (4/6)  tampak tertegun bercampur takjub. Selain taman yang tampak begitu asri , di bawah patung Bung Karno ada sebuah kolam dengan air yang sangat jernih. Semetara tata tamannya dibuat begitu indah.

     

    Orlando yang mengaku baru pertama kali masuk ke area itu mengatakan, kekagumannya terhadap arsitektur taman dan patung  Bung Karno yang dipahat oleh seorang pematung kenamaan Pak Hanafi, dengan mata yang tajam menatap  ke laut.    

    “Ini luar biasa. Jao (saya,red) baru hari ini masuk ke dalam taman.Ternyata sangat indah,” kata Orlando.  

     

    Flobanora.net lantas teringat akan pernyataan Ketua Yayasan Ende-Flores, Ignas Kleden pada kesempatan menyerahkan Situs Situs Bung Karno kepada Bupati Ende, Marselinus Y.W Petu, Senin (2/6) lalu yang mengatakan, setelah diserahkan, situs tersebut bukan lagi menjadi tanggung jawab yayasan melainkan Pemda Ende.

     

    Menurutnya, pembangunan situs bersejarah tersebut semakin menguatkan bahwa Kabupaten Ende dan masyarakat memiliki konstribusi yang besar untuk Indonesia. Kemajuan masyarakat Ende telah memberikan inspirasi berharga bagi Bung Karno dalam merumuskan dasar negara.

     

    “Situs ini janganlah dipandang sebagai sebuah proyek bangunan fisik tetapi harus di pandang sebagai bangunan bersejarah yang memiliki makna dan menginspirasi kita untuk mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan. Ke depannya kita harus tunjukan bahwa Pancasila dari Ende untuk Indonesia “katanya.

     

    Ignas mengatakan, Yayasan Ende-Flores di Jakarata terus berjuang untuk mengampanyekan Kota Ende sebagai rahim atau kota lahirnya pancasila. Yayasan juga akan melakukan trobosan dan memperjuangkan 1 juni sebagai hari lahirnya Pancasila yang berpusat di Ende.

     

    Dia mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Ende memberi contoh kepada Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat yang berpijak pada nilai-nilai luhur Pancasila.

     

    Sekarang, tinggal bagaimana masyarakat Kota Ende, memaknai dan menjaga situs – situs bersejarah itu. Masyarakat kabupaten Ende boleh berbangga, kota di selatan Flores ini menjadi sebuah kota sejarah. Yah... dari Ende untuk Nusantara.***

     
      TAG:
    • khas
    •   
    •   
    •   
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.