• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 29 November 2020

     
    Home   »  Nasional
     
    Jokowi Sindir Pemimpin yang Hidup Mewah
    ANA DEA | Kamis, 05 Juni 2014 | 15:46 WIB            #NASIONAL

    Jokowi
    Calon presiden Joko Widodo (Jokowi) mencoba buah asli Papua, Matoa saat berkunjung di Desa Yoka, Distrik Heram, Jayapura, Kamis (5/6/2014). Pasangan calon presiden dan wakil presiden, Jokowi-Jusuf Kalla (JK) akan memulai masa kampanye dari dua lokasi berbeda. Jokowi dijadwalkan memulai kampanye dari ujung timur, dan JK dari ujung barat Indonesia. KOMPAS/WISNU WIDIANTORO

     

     
    JAYAPURA - Calon presiden Joko Widodo melontarkan sindiran kepada pemimpin yang hidup bergelimang harta sehingga tidak pernah merasakan apa yang dirasakan rakyat miskin. Dalam kampanye terbuka di GOR Waringin, Jayapura, Papua, Kamis (5/6/2014), Jokowi mengaku lahir di permukiman kumuh tepi sungai di Solo. Keluarganya tiga kali terkena tindakan penggusuran oleh pemerintah kota setempat.

    "Sekarang ada pemimpin yang menyatakan diri kerakyatan, tapi tidak pernah bertemu rakyat, tidak pernah hidup di lingkungan kumuh, tidak pernah bersentuhan kulit dengan rakyat. Apa itu yang kita inginkan?" ujar Jokowi.

    "Baru deh, salaman sama rakyat pas mau Pilkada, pas mau Pileg, pas mau Pilpres," lanjut Jokowi.

    Gubernur DKI Jakarta berstatus nonaktif itu mengatakan, pemimpin sejatinya lahir dari rakyat, mengerti apa yang dibutuhkan rakyat.

    Tak heran, lanjut Jokowi, ketika dirinya jadi Wali Kota Surakarta dan Gubernur Jakarta, kebijakan yang diterapkan pro rakyat. "Waktu jadi wali kota, gubernur, ada Kartu Jakarta Sehat dan Kartu Jakarta Pintar. Kalau sudah pegang kartu, sakit, tinggal pergi saja ke dokter," ujar Jokowi.

    "Ingat ya, ini sudah saya buktikan. Bukan saya akan, saya akan. Tapi sudah," sambung Jokowi.

    Pidato Jokowi di GOR tersebut didengar oleh setidaknya sekitar 1.000 orang pendukungnya. Turut hadir Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Wasekjen PDI Perjuangan Hasto Kristianto Ketua DPD PDI Perjuangan Papua Komarudin Watubun dan lain-lain.

     


    Sumber: Kompas.com
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.