• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 17 Desember 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Wow... Pedofilia di Kota Kupang Capai 441 Kasus
    DEWA HAYON | Jumat, 06 Juni 2014 | 20:39 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Wow...
    Direktris "Rumah Perempuan" Kota Kupang Libby SinlaeloE

     

     

    Kupang, Flobamora.net -  Aktivis "Rumah Perempuan" mengungkapkan kasus kelainan seksual yang menjadikan anak-anak sebagai objek seksual (Pedofilia) di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur sudah mencapai 441 kasus.

    "Kasus ini berhasil kami temukan di lapangan, namun kami yakin jumlahnya masih banyak, karena pedofilia masih banyak yang dibungkus," kata Direktris "Rumah Perempuan" Kota Kupang Libby SinlaeloE ketika dihubungi di Kupang, Kamis (5/4).

    Rumah Perempuan adalah adalah sebuah lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang berkativitas khusus di bidang kekerasan terhadap kaum perempuan dan anak-anak.

    Menurut Libby, belum terungkapnya kasus tersebut secara transparan ke publik, mungkin karena ancaman pelaku terhadap korbannya serta masih dianggap aib, sehingga banyak kalangan belum mau mengungkapnya secara terus terang.

    Dia menambahkan "Rumah Perempuan" sudah melakukan advokasi terkait masalah tersebut kepada masyarakat dan elemen lainnya guna mencegah terjadinya kekerasan seksual terhadap anak-anak demi menjaga masa depan mereka.

    Libby mengatakan, data yang diperoleh "Rumah Perempuan" terkait kasus Pedofilia tersebut dari orangtua korban serta rumpun keluarga terdekat lainnya.

    "Mereka diberi pemahaman terhadap dampak dari Pedofilia tersebut, sehingga bisa mengungkap adanya kekerasan seksual yang menimpa anak-anak mereka. Kalau tidak diberi pemahaman, sulit untuk mendapatkan data-data tersebut," katanya.

    Dia menambahkan seorang anak jika sudah menjadi korban kekerasan seksual maka sifatnya sangat tertutup, kecenderungan takut untuk bergaul dengan orang-orang yang sebaya dengannya, namun lebih memilih bergaul dengan orang yang lebih muda usia di bawahnya agar bisa dipengaruhi.

    Sementara itu, Kepala Bagian Pemberdayaan Perempuan dan Anak Setda Kota Kupang Francisca Johana mengakui masih ada banyak kasus Pedofilia terjadi di ibu kota Provinsi NTT ini, namun tidak dilaporkan oleh orangtua kepada pihak berwenang.

    "Ada banyak alasannya yang melingkarinya, seperti kasus tersebut adalah urusan dalam negeri keluarga, sehingga aib tersebut jangan sampai diketahui oleh publik. Ini dasar alasannya," kata Fransisca Johana.

    Menurut dia, kasus kekerasan seksual yang menimpa anak-anak di Kota Kupang selama 2012 mencapai sekitar 344 kasus, yang terdiri atas kasus kekerasan fisik sebanyak 170 kasus, sedang kekerasan seksual tercatat 61 kasus.

    Langkah yang ditempuh Pemerintah Kota Kupang dalam mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak-anak adalah melalui Perda No.8 Tahun 2013 tentang Penanggulangan dan Pemberdayaan Anak Jalanan sebagai salah satu rambu dalam upaya mencegah terjadinya kekerasan seksual terhadap anak.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.