• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 20 Oktober 2019

     

     
    Home   »  Internasional
     
    Perempuan Ini Pimpin Geng Pembunuh Bayaran di Meksiko
    ANA DEA | Sabtu, 07 Juni 2014 | 11:36 WIB            #INTERNASIONAL

    Perempuan
    Claudia Ochoa Felix alias The Empress of Antrax berpose dengan AK-47 berwarna pink. Dailymail

     
    FLOBAMORA.NET - Penampilannya mirip Kim Kardashian. Dia juga sering berpose ala bintang reality show Amerika yang juga istri rapper Kanye West itu.

    Namun Claudia Ochoa Felix bukanlah artis. Perempuan berjuluk The Empress of Antrax itu diyakini sebagai bos baru "Los Antrax", organisasi pembunuh bayaran yang digunakan Sinaloa, salah satu kartel narkoba terbesar di Meksiko.

    Claudia menggunakan berbagai media sosial untuk memamerkan gaya hidupnya. Dia memajang fotonya membawa senjata api, berfoto dengan macan tutul, atau pamer badan dalam balutan baju renang atau busana ketat. Dalam salah satu fotonya tampak Claudia menggenggam senapan AK-47 berwarna pink.

    Sumber-sumber intelijen AS menyebut Sinaloa sebagai "organisasi perdagangan narkoba paling kuat di dunia". Kartel ini diyakini bertanggung jawab atas sebagian besar penyelundupan heroin di AS.

    Dailymail Claudia Ochoa Felix diyakini sebagai bos
    Los Antrax adalah kelompok pembunuh bayaran elit yang dipakai Sinaloa. Kelompok ini awalnya dipimpin Jose Rodrigo Arechiga Gamboa (33), pacar Ochoa yang ditangkap Januari lalu.

    Kalau ada "order membunuh", Los Antrax-lah yang melaksanakan. Kelompok ini juga yang bertanggung jawab atas keamanan bos Sinaloa, Ismael "El Mayo" Zambada (66).

    Claudia menikah dengan bandar narkoba yang dikenal dengan nama "El Chavo" Felix. Dengan lelaki itu dia memiliki tiga anak. Namun pasangan ini sudah berpisah.

    Meskipun suka pamer, Claudia luput dari perhatian publik, sampai peristiwa pembunuhan Yurina Castillo Torres (23) pada 7 Mei lalu. Yurina rupanya merupakan korban salah tembak karena dia disangka Claudia. Sebuah media lokal melaporkan Yurina mirip Claudia dan keduanya berasal dari area yang sama.

    Meskipun mulai diincar, Claudia menolak bersembunyi. Dia masih sering terlihat dugem di tempat-tempat hiburan malam di Mazatlan, Culiacan, dan Guadalajara. Namun sekarang dia dikelilingi sejumlah pria bersenjata.

    Claudia sendiri membantah terlibat di organisasi kriminal manapun. Menurut dia, tuduhan-tuduhan itu "fitnah dan pencemaran nama baik".

    Sejak tahun 2006, Meksiko dilanda perang antarkartel narkoba yang sudah menewaskan sekitar 100.000 orang.

     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.