• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 16 September 2019

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Ini Alasan Prabowo Tak Menyerang Jokowi-JK Saat Berdebat
    A. RIZKY | Selasa, 10 Juni 2014 | 12:23 WIB            #NASIONAL

    Ini
    Pasangan capres dan cawapres, Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK bersalaman saat acara debat di Jakarta Selatan, Senin (9/6/2014). Debat akan dilakukan sebanyak lima kali selama masa kampanye. TRIBUNNEWS/HERUDIN

     
    JAKARTA - Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Tjatur Sapto Edy merasa puas dengan hasil debat calon presiden dan calon wakil presiden tahap pertama, Senin (9/6/2014) malam. Menurutnya, dalam debat tersebut Prabowo tampil debagai negarawan dan pasangan yang menjadi rival diposisikan sebaliknya. "Saya melihatnya, Pak Prabowo sangat menonjol bersikap sebagai negarawan," kata Tjatur, saat dihubungi, Selasa (10/6/2014).

    Dia menjelaskan, kenegarawanan Prabowo tampak dari gagasan dan jawaban yang dilontarkan sepanjang acara debat. Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu menjawab semua pertanyaan tanpa menjatuhkan pihak mana pun, termasuk Joko Widodo-Jusuf Kalla yang menjadi lawan debatnya.

    Tjatur menegaskan, Prabowo atau Hatta bisa saja melontarkan pertanyaan yang bersifat menyudutkan Jokowi. Misalnya seperti kasus pengadaan bus Transjakarta, komitmen kepemimpinannya di Solo dan Jakarta, serta isu-isu lain yang bisa mendiskreditkan Jokowi.

    Akan tetapi, Prabowo memilih memberikan pertanyaan dan jawaban sesuai dengan pilihannya sendiri. Alasannya satu, yakni komitmen untuk tidak menyerang rival dalam kebijakan atau secara pribadi. "Pak Prabowo memberikan teladan. Tidak pernah menyerang, tapi kalau diserang siap menjawab dan tidak membalas," tandasnya.

    Seperti diketahui, debat capres-cawapres di Balai Sarbini, Senin malam, berlangsung cukup menarik. Masing-masing pasangan menjawab semua pertanyaan moderator dan saling melontarkan pertanyaan pada pasangan yang menjadi lawannya.

    Mewakili Jokowi, Jusuf Kalla meminta Prabowo menjelaskan visinya dalam penuntasan pelanggaran HAM di masa lalu. Sementara itu, Prabowo meminta Jokowi-Kalla memberikan padangan mengenai pemilu kepala daerah agar berlangsung efektif tanpa membebani anggaran negara.

     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.