• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 01 November 2020

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Penerbitan Perwali Tanpa Penelitian Teknis
    DEWA HAYON | Jumat, 13 Juni 2014 | 19:52 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Penerbitan
    Kota Kupang

     

     

    Kupang, Flobamora.net– Kepala Dinas Pekerjaan Umum (Kadis PU) Kota Kupang, Benny Sain mengaku, jika penerbitan Perwali Nomor 04 Tahun 2014 pada 17 Maret 2014, tanpa melalui penelitian teknis dari instansi teknis.

     

    Penelitian teknis baru dilakukan setelah digelar rapat Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang dipimpin oleh Sekretaris Kota (Sekot) Kupang pada 4 Juni 2014.

     

    Pengakuan ini disampaikan Benny Sain, dalam Rapat lanjutan  Pansus Perwali DPRD bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU )dan para kontraktor   di ruang sidang utama DPRD Kota Kupang, Jumat (13/6).

     

    “Dalam pertemuan itu, Sekot juga meminta dinas teknis mendata semua proyek yang belum tuntas dikerjakan, dan proyek yang pekerjaan fisiknya sudah selesai namun belum dibayar,” kata Benny.

     

    Menurut Benny, dalam pertemuan TAPD, Sekot juga meminta data BMG untuk mendukung data keterlambatan penyelesaian pengerjaan karena faktor curah hujan yang tinggi.

     

    “Pembayaran kepada rekanan tak dapat dilakukan pada tahun 2013, karena  PHO baru dilakukan 31 Desember dan proses administrasinya terlambat. Akibatnya, pengajuan surat perintah pembayaran (SPP) terlambat dan kas daerah sudah tutup,” paparnya.

     

    Dia merincikan,  dari 42 paket proyek yang ada di Dinas PU, 33 paket proyek PHO-nya sudah dilakukan sebelum 31 Desember. Sementara sembilan paket proyek lainnya baru dilakukan PHO pada Januari 2014 karena mengalami keterlambatan. Namun demikian sudah dikenakan denda terhadap keterlambatan tersebut. “Perwali baru diterbitkan setelah ada pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK),” ujarnya.

     

    Anggota Pansus Perwali, Tellenmark Daud mengatakan, berdasarkan penjelasan dari Kadis PU, maka jelas bahwa Perwali diterbitkan tanpa penelitian teknis dari instansi teknis. Karena penelitian teknis baru dilakukan setelah pertemuan pada 4 Juni, sedangkan Perwali sudah diterbitkan pada 17 Maret.

     

    Tellend menambahkan, alasan bahwa proyek tak dapat dituntaskan pada Desember karena faktor cuaca tak bisa diterima. Karena, dari 42 paket proyek, terdapat 33 paket proyek yang dapat diselesaikan pada bulan Desember, dan hanya sembilan paket proyek yang baru diselesaikan pada Januari 2014.

     

    “Pansus harus membahas ini agar jangan sampai bermasalah. Jangan paksakan kita ikut-ikutan. Wali Kota bilang ini seolah-olah maunya Dewan. Padahal, kita maunya agar jangan korban semua pihak,” katanya.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.