• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 29 Januari 2020

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Kekerasan Menghasilkan Kerusakan Moral
    ALBERTO | Jumat, 20 Juni 2014 | 16:35 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Kekerasan
    Ilustrasi

     

    Kupang,Flobamora.net -  Tindakan kekerasan sebagai suatu tindakan lanjutan dari konflik berkelanjutan yang sudah berada di luar batas kewajaran dan sangat melanggar nilai norma asasi manusia dapat mengakibatkan kerusakan moral.


    Fasilitator Komunitas Pencinta Damai Kupang (Kompak), Ona Monabei sampaikan ini pada kegiatan aktif nir kekerasan bagi jurnalis di Kupang, Jumat (20/6).

    Ona menyebutkan, secara umum ada empat faktor yang menjadi penyebab kekerasan yakni budaya kekerasan yang dominan di lingkungan terkait, prinsip bahwa kekesalan harus dilampiaskan, dan keyakinan bahwa kekerasan tidak bisa dihindari. Selain itu, karena ada rasa tidak aman, ketimpangan, kepentingan yang bersifat pribadi, dan persepsi.

    “Kekerasan mengakibatkan menumbuhkan kebencian dan dendam oleh orang yang ditindas, dan jatuhnya korban, serta terciptanya norma baru dalam masyarakat,” kata Ona.

    Dia menerangkan, secara khusus kekerasan disebabkan oleh perbedaan yang mencolok antar individu, keadaan emosi yang kurang stabil, intensitas kepuasan, dan perubahan sosial secara tiba- tiba. Sedangkan bentuk- bentuk kekerasan antara lain, kekerasan fisik, psikis, seksual, penelantaran, dan eksploitasi.

     

    Sementara tipe- tipe yang menonjol dari kekerasan dibagi atas dua yakni kekerasan langsung yang mengguakan kekuatan fisik dengan kontak fisik, dan kekerasan tidak langsung. “Kekerasan tidak langsung merupakan kekerasan yang mendekati hanya sebuah ancaman yang keras dan menyudutkan, tanpa melakukan kontak fisik, tetapi menimbulkan rasa sakit pada tertindas,” ujarnya.


    Koordinator Training, Carolus Loli menyampaikan, pers memiliki peranan sangat penting dalam proses keberagaman. Pers dapat berperan positif, tapi dapat juga berpengaruh sebaliknya.

     

    Sebab itu, kata dia, keberadaan Komunitas Jurnalis Damai Kupang merupakan salah satu langkah untuk mengadvokasi media massa agar berpedan dalam upaya menebarkan penghargaan terhadap keberagaman.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.