• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 01 November 2020

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Dinsos NTT Raih Penghargaan Pengelola Keuangan Terbaik
    ALBERT R. | Minggu, 29 Desember 2013 | 13:12 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Dinsos
    Kepala Dinsos NTT, Sinun Pieter Manuk

     

     

    Kupang, Flobamora.net - Terpilihnya Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai pengelola dana APBN terbaik pertama tahun 2013, ternyata tidak direspons secara berlebihan oleh institusi itu.

     

    Penghargaan kepada dinas itu diserahkan oleh Gubernur Frans Lebu Raya pada puncak peringatan HUT NTT ke-55 tanggal 20 Desember 2013 lalu, bersama beberapa  institusi lain seperti Dinas Pekerjaan Umum setempat.

     

    “Tidak ada hal khusus sehingga harus direspons berlebihan. Buat kami ini adalah sebuah tantangan  untuk memacu kerja lebih baik di waktu mendatang dalam pengelolaan keuangan negara dan APBD yang menjadi kewenangan dan tanggungg jawab kami,” kata Kepala Dinsos NTT, Sinun Pieter Manuk di Kupang, Minggu (29/12).

     

    Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan reward  atas prestasi yang dicapai. Wajar juga, jika  pemerintah pusat memberikan penghargaan seperti itu, untuk memacu semangat kerja para pegawai .

     

    Tahun ini, sambungnya, ini adalah tahun kedua Dinas Sosial NTT mendapat reward seperti itu.Artinya, ada pengakuan dari pemerintah pusat terhadap sistem pengelolaan keuangan secara baik dan benar, meski nilai APBN yang dikelola tidak besar.

     

    “Tahun 2013 kami mendapat dana tugas pembantuan sebesar Rp 24 miliar. Sedangkan dana lainnya seperti Program Keluarga Harapan (PKH) sebesar Rp 120 miliar langusng ditransfer kepada penerimanya, sementara kami hanya mendapat tembusan administrasinya,” jelasnya.

     

    Dia mengatakan, bagusnya pengelolaan keuangan di Dinas Sosial Provinsi NTT bukan karena kebolehan seseorang, tetapi ditopang oleh SDM pengelolaan keuangan yang makin baik dan selalu dibarengi dengan evaluasi pelaksanaan program dan realisasi keuangan seminggu sekali.   

     

    Kata dia, pihaknya  menyadari gelontoran dana dari pusat kerap terlambat, tetapi harus ada upaya untuk memperbaiki sistem dan kinerja, sehingga pada triwulan keempat dalan tahun anggaran berjalan tidak ada lagi penumpukan pekerjaan. Dengan begitu antara realisasi pekerjaan dan serapan  anggaran  tidak terjadi kesenjangan  yang begitu mencolok.

     

    “Kami bertekad ke depan, kinerja pengelolaan keuangan di Dinas Sosial NTT akan semakin baik. Ini bukan untuk mempertahankan penghargaan tersebut tetapi  guna memperbaiki pelayanan kemasyarakatan di daerah ini,” tambahnya.*** (AR)

     


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.