• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 18 Oktober 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Program Meteran Digital PDAM Kota Kupang Dikritik Pelanggan
    DEWA HAYON | Minggu, 22 Juni 2014 | 14:32 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Program
    Ilustrasi

     

    Kupang, Flobamora.net - Rencana PDAM Kota Kupang melakukan terobosan strategis mengantikan meteran biasa dengan meteran digital atau meteran pulsa menuai kritik masyarakat atau  konsumen.

     

    Wati Bagang, warga Kelurahan Penkase Kecamatan Alak, kepada wartawan di Kupang, sabtu (21/6)  mengatakan, dia tidak setuju dengan program tersebut. Alasannya, selama ini pelayanan PDAM masih morat-marit dan selalu mengecewakan pelanggan.

     

    “Seharusnya, PDAM Kota Kupang memperbaiki sistem pelayanannya terutama distribusi air bagi pelanggan, bukan menerapkan program baru,”katanya. 

     

    Dia mencontohkan, selama ini pelayanan air di kompleks perumahan di Kelurahan Oeleta tidak maksimal. Bahkan, udah dua minggu ini meraka tidak mendapat air.

     

    “Lebih baik kami mengeluarkan biaya Rp 100 ribu untuk beli air tanki dari pada memasang meteran pulsa. Toh pada gilirannya pelayanan air juga sama seperti saat masih menggunakan meteran biasa,” tambahnya.

     

    Menurutnya, program meteran pulsa yang ditawarkan PDAM Kota Kupang ini sangat bagus.Namun sebagai pelanggan dia juga merasa kuatir ,karena PDAM telah memasang target biaya beban per pelanggan Rp 20 ribu, sehingga dengan pergantian meteran biasa ke meteraran digital juga tetap ada biaya.

     

    “Saya rasa bagus program ini,namun apakah biaya beban ini sudah masuk dalam pulsa atau tidak,jika tidak maka tentunya PDAM telah merugikan warga sebagi pelanggan,” katanya.

     

    Sementara itu, Esther Mataon, warga RT 14/RW 06 Kelurahan Bello mengatakan, secara pribadi dirinya tentu lebih senang menggunakan meteran biasa dibandingkan meteran pulsa.

     

    “Saya lebih senang menggunakan meteran biasa dibandingkan meteran pulsa.Alasan pemakain meteran biasa, karena saya bisa menghitung daya pemakain dan juga biaya pembayarannya. Selain itu meteran biasa walaupun terlambat bayar masih bisa mendapat pelayanan.

     

    Dia menuturkan, penggunaan meteran pulsa ini seperti meteran listrik. Jika pulsa habis listrik akan padam . Setelah diisi pulsa baru nyala. Sama halnya dengan meteran air nantinya.

     

    Sebagaimana diberitakan, dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada konsumen, PDAM Kota Kupang melakukan terobosan strategis yakni menggantikan meteran biasa dengan meteran digital atau meteran pulsa.

     

    “Soal meteran pulsa ini, kami  sementara melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Dalam penerapan pemasangan meteran pulsa ini melalui tahapan yakni sosialisasi dimulai bulan Mei hingga pertengahan bulan Juli,”  kata Direktur PDAM Kota Kupang, Noldy Mumu, Rabu (18/6).

     

    Program meteran pulsa ini, katanya, adalah koneksi antara software dan hardware dengan meteran digital yang dipasang di rumah pelanggan.  Setelah sosialisasi dilanjutkan dengan proses inventarisasi. “Proses inventarisasi ini paling lambat sekitar dua bulan.” katanya.

     

    Menurutnya, setelah inventarisasi, tahap berikutnya adalah indetivikasi zona, yang akan dilakukan pemasangan meteran pulsa tersebut. Diperkirakan sekitar bulan September, sudah bisa diketahui zona mana yang akan dipasang meteran pulsa.

     

    Dia menjelaskan, untuk tahapan sosialisasi PDAM lakukan di sembilan  zona. Namun, untuk proses pemasangan meteran pulsa akan dilihat dari hasil inventarisasi.

     

    “Dalam proses pemasangan meteran pulsa pada satu zona tidak hanya pasang secara parsial, tetapi proses pemasangannya dilakukan sesuai hasil inventarisai tersebut,” katanya.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.