• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 29 Maret 2020

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Pemkab Belu Serius Tangani Masalah di Perbatasan
    ALBERTO | Senin, 23 Juni 2014 | 15:23 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Pemkab
    Penjabat Bupati Belu, Wilhelmus Foni

     

    Kupang, Flobamora.net - Pemerintah kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) serius menangani  permasalahan lintas batas antara Indonesia dengan Timor Leste (TL) khususnya terkait penyelundupan BBM yang masih marak di daerah tersebut.

     

    Penjabat Bupati Belu, Wilhelmus Fony kepada wartawan di Kupang, Senin (23/6) mengatakan, berkat kesigapan aparat keamanan baik polisi maupun Satuan Tugas Pengaman Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-RDTL dari Batalyon Infanteri 742/Satya Wira Yudha, sehingga penyeludupan BBM ke TL bisa diminimalisir.

     

    “Untuk meminimalisir penyelundupan kami sudah menggelar rapat terpadu dengan semua komponen pemerintah dan para pemilik SPBU di Belu agar bisa mengawasi secara cermat pembelian BBM oleh masyarakat setempat,karena ditengarai yang diselundupkan adalah hasil pembelian di SPBU yang nota benenya adalah  BBM bersubsidi,” katanya.

     

    Dia mengakui, pekan lalu, penyelundupan Bahan Bakar Minyak (BBM) sebanyak 15 ton ke Timor Leste berhasil digagalkan Satuan Tugas Pengaman Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-RDTL dari Batalyon Infanteri 742/Satya Wira Yudha.

    Dia menjelaskan, BBM yang diamankan dan disita tersebut merupakan hasil operasi TNI selama kurun waktu dua bulan dari Mei-Juni 2014. Dari jumlah total, lanjut dia, 15.730 liter BBM tersebut diselundupkan ke Timor Leste dengan dua jalur yang berbeda. Biasanya penyelundup memakai jalur darat dan laut.

    "Jenis BBM yang paling banyak diselundupkan ke Timor Leste adalah bensin sebanyak 8.055 liter, solar 1.990 liter dan minyak tanah 5.685," paparnya.

     

    Di Kabupaten Belu, tambahnya, ada tujuh kecamatan dan 32 yang berbatasan langsung  dengan TL, sementara satu kecamatan dan empat desa menjadi wilayah perlintasan ke wilayah enclave di Oecusse, yang harus diawasi dari penyelundupan BBM.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.