• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 27 Januari 2022

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Nagekeo Berencana Bangun Akademi Garam di Nggolonio
    ALBERTO | Jumat, 27 Juni 2014 | 14:38 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Nagekeo
    Bupati Nagekeo, Elias Djo

     

     

    Mbay, Flobamora.net - Pemerintah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) menurut rencana akan membangun Akademi Garam di Desa Nggolonio Mbay, untuk mendukung pengembangan industri garam di daerah itu.

     

    “Kami sedang mempersiapkan rencana tersebut, karena masyarakat adat Nggolonio secara sukarela menyerahkan lahan seluas 10 hektare untuk membangun Akademi Garam tersebut,” kata Bupati Nagekeo, Elias Djo kepada Flobamora.net, Jumat (27/6).

     

    Menurutnya, sesuai komunikasi dengan politeknik pertanian di  Makassar, tahun ini pemerintah kabupaten bereskan lahan termasuk sertifikasi, tahun depan baru mulai membangun kampusnya.

     

    Dia menjelaskan, akademi yang akan dibangun itu adalah sekolah negeri dalam rangka peningkatan SDM dan mendukung pengembangan industri garam , karena

    Nagekeo memiliki potensi cukup besar untuk industri garam.

    “Nagekeo punya potensi garam sekitar 2000 hektare. Kita butuh tenaga-tenaga yang terampil. Nantinya, kita harapkan out put akademi itu bisa bekerja di tambak garam, bukan menjadi PNS, karena PNS lowongannya sangat terbatas,” ujarnya.

     

    Sebagaimana diketahui, Pemerintah Kabupaten Nagekeo sudah siap untuk mengembangkan industri garam di daerah tersebut bekerjasama dengan PT. Cheetam Salt.

     

    “Ini adalah komitmen kita menjadikan NTT sebagai salah satu industri garam nasional, akan diwujudkan secepatnya.  Pasalnya, sebelumnya, pemerintah telah menetapkan dua daerah di Indonesia sebagai pusat industri garam nasional yakni NTT dan Madura,” kata Bupati Elias.

     

    Menurutnya, garam merupakan salah satu komoditi unggulan yang akan dikembangkan di Mbay yang sejak lama ditetapkan pemerintah pusat sebagai Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu (Kapet) sekitar tahun 1996 lalu.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2022 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.