• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 26 Agustus 2019

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Badan Narkotika NTT Kirim 32 Pecandu untuk Rehabilitasi
    ALBERTO | Minggu, 29 Juni 2014 | 09:33 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Badan
    Kepa badan Narkotika NTT, Aloysius Dengi Dando

     

    Kupang, Flobamora.net - Hingga tahun 2014 ini, Badan Narkotika Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah mengirim sedikitnya 32 orang pecandu narkoba dari daerah itu untuk direhabilitasi ke tempat rehabilitasi di Baddoka di Makassar dan sebelumnya di Lido, Jawa Barat.

    “ Dikirimnya para pecandu atau pengguna narkoba itu, lantaran hingga kini NTT belum mempunyai balai rehabilitasi yang bisa dimanfaatkan bagi para pengguna atau pecandu narkoba,” kata Kepala Badan Narkotika  NTT, Aloysius Dengi Dando di Kupang, Sabtu (28/6),

     

    Menurutnya, belum tersedianya tempat rehabilitasi tersebut, karena masih terbentur dengan sejumlah masalah, terutama berkaitan dengan anggaran dan pembiyaaan untuk mengelola sebuah tempat rehabilitasi pecandu narkoba.

    Namun demikian, sambungnya, Badan Narkotika NTT terus membangun kerja sama lintas lembaga dengan sejumlah elemen masyarakat dan pemerintah, untuk bisa membantu melakukan sejumlah langkah cepat merehabilitasi sejumlah pecandu narkoba di daerah ini.

    Dia mengatakan, telah membangun kerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI, untuk bisa menjadikan gedung rumah sakit jiwa yang ada di kota Kupang, sebagai salah satu tempat untuk merehabilitasi pecandu narkoba.

    “Selain itu juga kita bangun kerja sama dengan sejumlah yayasan peduli pecandu narkoba NTT, termasuk juga Klinik Talitakumi di Kota Kupang,” ujarnya.

    Semua langkah itu, katanya, dimaksud agar setiap pengguna dan pecandu narkoba, tidak lagi dilihat sebagai seorang penjahat narkotika, tetapi harus dilihat sebagai korban, yang pada titik ini, membutuhkan perhatian untuk penyembuhan, melalui rehabilitasi.

    Semangat merehabilitasi para pecandu narkoba, kata dia, sudah menjadi komitmen seluruh elemen bangsa ini, sebagai salah satu langkah mengubah korban pengguna narkoba untuk kembali menjadi manusia yang sehat. "Hal ini sejalan dengan semangat Hari Anti Narkoba (HANI) 2014 ini, bahwa pecandu harus direhabilitasi," katanya.

     

    Dia menjelaskan, proses rehabilitasi pecandu narkoba, memiliki sejumlah langkah yaitu, tahap rehabilitasi medis (detoksifikasi). Pada tahap ini pecandu diperiksa seluruh kesehatannya baik fisik dan mental oleh dokter terlatih.***



     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.