• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 13 November 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    18 Siswi di Nita Korban Pelecehan Seksual Kepsek
    VICKY DA GOMEZ | Senin, 30 Juni 2014 | 15:56 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    18
    Siswi Korban Pelecehan Seksual Oleh Kepala Sekolah di Nita

     

    * 40 Lainnya Berhubungan Seks dengan Seorang Guru

     

    Maumere, Flobamora.net – Kasus menghebohkan terjadi di SMP Negeri 2 Nita yang terletak di Desa Nirangkliung, Kecamatan Nita Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.

     

    Terungkap, sebanyak 18 siswi yang diduga menjadi korban pelecehan seksual kepala sekolah setempat, dan 40 siswi lainnya di sekolah yang sama diduga pernah  berhubungan seks dengan salah seorang guru pada sekolah tersebut.

               

    Untuk kasus pelecehan seksual, 17 dari 18 siswi sudah melaporkan secara resmi ke Polres Sikka, Senin (30/6) pagi tadi. Mereka didampingi oleh orangtua masing-masing. Para siswi tersebut langsung diambil keterangan di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK).

     

    Sementara kepala sekolah berinisial KM yang diduga menjadi pelaku, sejak pagi tadi juga sudah berada di ruangan Reskrim Polres Sikka untuk diambil keterangan. Sekitar pukul 13.48 waktu setempat KM digelandang ke sel tahanan.

               

    Sedangkan kasus hubungan seksual antara 40 siswi dan guru, diungkap oleh KM kepada sejumlah media di Polres Sikka. KM mengetahui adanya kasus ini setelah melakukan interogasi kepada sejumlah siswi.

     

    Hasil interogasi itu menyebutkan guru yang melakukan hubungan seksual dengan muridnya berinisial LL. KM berencana melaporkan kasus ini secara resmi kepada Polres Sikka.

               

    Dua dugaan kasus ini ternyata saling kait-mengait. Interogasi yang dilakukan KM adalah untuk memastikan apa benar LL melakukan hubungan seksual dengan para siswi di sekolah itu. Dalam interogasi secara personal itu, ternyata KM sempat membuka rok para siswi dan menunjuk-nunjuk jarinya ke arah kemaluan siswi.

               

    Para siswi pun tidak menerima tindakan KM yang membuka rok mereka hingga menunjuk ke arah kemaluan. Korban yang rata-rata berusia 13-15 tahun ini pun mengadu kepada kepala desa setempat. Akhirnya para korban mengambil sikap melaporkan dugaan pelecehan seksual ini ke Polres Sikka.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.