• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 24 Januari 2022

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Polisi Jemput Guru yang Diduga Berhubungan Seks dengan Murid
    VICKY DA GOMEZ | Rabu, 02 Juli 2014 | 16:00 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Polisi
    Ilustrasi

     

     

    Maumere, Flobamora.net - Empat orang anggota polisi dari Polres Sikka Rabu (2/7) pagi tadi menjemput LL, guru bantu pada SMP Negeri 2 Nita.

     

    LL dijemput di rumahnya di Desa Nirangkliung Kecamatan Nita. Guru Fisika ini diduga telah melakukan hubungan seksual dengan sejumlah siswi di sekolah tersebut.

               

    Sekitar pukul 11.00 Wita, LL yang dikawal empat polisi tiba di Kantor Polres Sikka. Mengenakan jaket berwarna abu-abu, LL tampak lusuh. Dia pun langsung masuk ke ruangan Kasat Reskrim Polres Sikka.

     

    Sejumlah wartawan yang sudah menunggu LL sejak pagi langsung mencecar pertanyaan tentang dugaan keterlibatannya melakukan hubungan seksual dengan siswi sendiri.

               

    Pada Senin (30/6) LL mendampingi 17 siswi korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh KM, Kepala SMP Negei 2 Nita. Waktu itu LL tampak bersemangat membantu kelancaran proses hukum. Sehari sesudahnya, Selasa (1/7), tidak lagi ikut mendampingi 8 korban tambahan kasus pelecehan seksual yang melaporkan kasus ini ke Polres Sikka.

               

    Perihal keterlibatan LL ini, awalnya diungkapkan KM, pelaku pelecehan seksual. Menurut KM, informasi yang dia terima bahwa guru bantunya itu telah melakukan hubungan seksual dengan 40 siswi. Modusnya cukup beragam antara lain meminta bantuan korban memeriksa bahan ujian.

               

    Keterlibatan LL semakin menguat, setelah pada Selasa (1/7) salah seorang korban pelecehan seksual mengaku LL pernah memanggilnya ke ruang laboratorium. Di tempat itu, LL sempat melakukan pemeriksaan terhadap korban, sampai dengan memegang alat kelamin korban.

               

    Sebelumnya, Kapolres Sikka Budi Hermawan melalui Kasat Reskrim Wirhan Arif kepada Flobamora.net di ruang kerjanya Rabu (2/7) pagi menginformasikan bahwa dia telah mengirim anggota untuk menjemput LL karena diduga terlibat dalam kasus pelecehan seksual. Sebagai bentuk pengamanan, LL akan ditahan di tahan Polres Sikka.

               

    Kata dia, dari keterangan salah satu saksi korban pelecehan seksual dengan pelaku kepala sekolah, ternyata LL juga terlibat. Dia sempat pegang alat kelamin korban.

     

    “Keterangan ini kami akan dalami lagi. Dan untuk pengembangan kasus ini, saya sudah kirim anggota untuk jemput LL. Dan untuk pengamanan kami akan tahan dia,” jelas Wirhan Arif.

               

    Salah seorang anggota polisi yang ikut menjemput LL menggambarkan suasana di Nirangkliung cukup mencekam. Waktu mereka tiba di sana, terdapat kerumunan massa di depan rumah LL.

     

    Warga dan orang tua murid melampiaskan kemarahan mereka terhadap LL. Selama mengajar di sekolah itu sejak tahun 2011, mereka tidak menyangka kalau ternyata LL juga terlibat melakukan pelecehan seksual kepada siswi di sekolah itu.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2022 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.