• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 25 Januari 2022

     
    Home   »  Gaya Hidup
     
    Ada Benjolan pada Kelenjar, Waspada Kanker Getah Bening
    ANA DEA | Jumat, 04 Juli 2014 | 09:59 WIB            #GAYA HIDUP

    Ada
    Ilustrasi pemeriksaan dokter

     

     

    FLOBAMORA.net - Adanya benjolan tak wajar di dalam tubuh telah lama diketahui sebagai tanda-tanda dari kanker. Nah, ketika benjolan tersebut berada pada kelenjar, atau bisa disebut juga sebagai pembesaran kelenjar, maka siapapun perlu mewaspadai adanya kanker kelenjar getah bening atau limfoma.

     

    Dokter spesialis onkologi Aru Wicaksono Sudoyo mengatakan, ditemukan atau terabanya benjolan pada kelenjar di tubuh merupakan tanda-tanda kanker getah bening yang paling mudah. Cara ini pun dianggap sebagai metode deteksi dini dari penyakit kanker getah bening.

     

    "Jangan mendiamkan bila teraba benjolan atau kelenjar di tubuh Anda," tulis Aru melalui surat elektronik kepada Kompas Health belum lama ini.

     

    Benjolan dapat ditemukan pada seluruh kelenjar di dalam tubuh. Bagian yang paling sering adalah leher, ketiak, dagu, selangkangan. Namun tidak menutup kemungkinan pembesaran kelenjar terjadi di bagian tubuh lainnya.

     

    Jika teraba ada benjolan pada kelenjar, sebaiknya seseorang segera memeriksakan diri. Tujuannya untuk mendapatkan diagnosis yang tepat, apakah benjolan tersebut merupakan kanker kelenjar getah bening atau bukan.

     

    Kanker kelenjar getah bening merupakan penyakit yang menyerang jaringan yang beredar di selutuh tubuh. Dalam kanker limfoma non-Hodgkin's, tumor dikembangkan dari limfosit, salah satu tipe dari sel darah putih.

     

    Tahapan kanker kelenjar getah bening ditentukan dari lokasi ditemukannya kelenjar ganas, bukan dari penyebaran atau metastasisnya seperti kanker atau tumor padat. Limfoma adalah kanker sistem darah sehingga tidak mengenal metastasis.

     

    Aru mengatakan, kanker kelenjar getah bening merupakan salah satu kanker yang dapat disembuhkan. Namn ia menekankan, kesembuhan itu juga masih bergantung pada stadium.

     

    "Dengan lanjutnya stadium penyakit, persentasi kesembuhan akan menurun, jadi tidak 100 persen bisa sembuh," papar dokter yang berpraktik di Rumah Sakit Medistra ini.


     


    Sumber: Kompas.com
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2022 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.