• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 31 Mei 2020

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Walikota Kupang Ancam Para Kepala Sekolah
    DEWA HAYON | Jumat, 04 Juli 2014 | 14:42 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Walikota
    Walikota Kupang, Jonas Salean

     

    Kupang, Flobamora.net - Walikota Kupang Jonas Salean mengancam para Kepala sekolah (Kepsek) yang melakukan pungutan liar (Pungli) dari para siswa baik SD, SMP maupun SMA di Kota Kupang.

     

    Penegasan ini disampaikan Jonas Salean terkait adanya pungutan liar yang dilakukan di SMPN 5 Kupang kepada siswa yang baru lulus dengan alasan uang pamit.

     

    “Saya minta kepada Kepsek itu untuk segera kembalikan uang para orangtua siswa, tidak ada itu uang pamit segala, Kalau tidak kita copot kepala sekolahnya,” tegas Jonas Salean saat berkantor di Kelurahan Nunhila, Kecamatan Alak, Rabu (2/7) lalu.

     

    Salean menjelaskan, setelah pihaknya mendapat laporan dari orangtua siswa bahwa ada pungutan uang pamit dari siswa SMPN 5 bagi siswa yang lulus maka pihaknya langsung menurunkan tim untuk melakukan pemeriksaan terhadap kepala sekolah. Dari hasil pemeriksaan tersebut sang kepala sekolah mengaku telah menerima pungutan dari siswa yang hendak mengambil ijasah.

     

    “Karena itu saya sudah perintahkan untuk segera kembalikan. Kalau dia kembalikan maka kita hanya kasih teguran dan sanksi administrasi, tapi kalau tidak maka kita tak segan untuk copot dia dari kepala sekolah,” ujarnya.

     

    Dia tidak menampik, jika selama ini sering terjadi pungutan liar yang dilakukan Sekolah terhadap para siswa diberbagai tataran pendidikan baik dari SD hingga SMA. Namun hal ini baru mengemuka pada tahun 2014 sehingga pihaknya langsung mengambil sikap tegas terhadap hal-hal yang bisa merugikan orang tua siswa.

     

    “Kita sudah minta Dinas PPO Kota untuk segera menyurati para kepala sekolah untuk tidak melakukan pungli. Dan kalau kedapatan kita langsung berikan sanksi,” pungkasnya.

     

    Sebelumnya Ketua Komisi C DPRD Kota Kupang, Niko Frans mengatakan, setiap pungutan yang dilakukan oleh pihak sekolah terhadap para siswa tanpa kesepakan antara orangtua siswa dengan komite sekolah maka itu termasuk dalam kategori pungutan liar.

     

    “Semua hal yang bersangkutan dengan pungutan harus melalui kesepakatan antara orangtua siswa dengan komite sekolah sehingga tidak terjadi persoalan. kalau tidak maka akan begini jadinya dan kita tentu tidak bisa diam,” katanya.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.