• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 01 April 2020

     

     
    Home   »  Gaya Hidup
     
    Memberikan Terang kepada Dunia
    YOHANES L. BILLY. | Rabu, 01 Januari 2014 | 07:24 WIB            #GAYA HIDUP

    Memberikan
    Web: Paus Emeritus Benediktus XVI

     

    Pesan Natal dan Tahun Baru Paus (Emeritus) Benedictus XVI

     

    BEBERAPA tahun lalu, Paus Emeritus Benediktus XVI memberikan tiga Pesan Natal dan Tahun Baru bagi seluruh umat Katolik di dunia.Pesan Natal dan Tahun Baru ini menarik dan masih relevan hingga saat ini. Pernyataan  Paus Emeritus Benediktus XVI menarik dan relevan sehingga, bagi saya, pesan Natal danTahun Baru yang disampaikan perlu dibagikan kepada kita seluruh umat manusia sebagai berkat dalam memaknai Natal dan Tahun Baru.

     

    Secara singkat Paus Emeritus Benediktus XVI menyapa umatnya dengan pernyataan:“Saya hendak menyampaikan tiga permintaan kepada Anda,”.Ia melanjutkan dengan memberikan ilustrasi tentang pohon Natal. “Bila kita memandang pohon Natal ini,mata kita akan terarah ke langit, ke arah hadirat  Allah.”Oleh karena itu,”ia berujar, “permintaan pertama saya adalah agar tatapan hati dan pikiran kita tidak hanya tercurah kepada hal-hal duniawi, tetapi seperti pohon Natal ini, terarah kepada Allah.Allah tidak pernah melupakan kita tetapi Dia juga meminta agar kita tidak melupakan-Nya.Injil mencatat bahwa pada malam suci kelahiran Kristus, sebuah terang menyelimuti para gembala, mengabarkan  kepada mereka berita sukacita: kelahiran Yesus. Dia membawa terang kepada kita.Dia  adalah terang sejati itu sendiri yang menerangi kita semua”.

     

    “Permintaan kedua saya adalah kita harus ingat bahwa kita juga memerlukan terang untuk menyinari setiap jalan yang kita lalui dalam hidup kita, untuk memberikan kita harapan, khususnya pada masa-masa sulit ini dengan banyaknya masalah, dan penderitaan yang kita alami. Kita memerlukan terang karena nampaknya hidup kita diselimuti oleh kegelapan.Pertanyaan saya adalah terang manakah yang mampu menyuluhi hati kita dan sanggup memberikan pengharapan yang teguh dan meyakinkan?

     

    Terang itu adalah Anak yang kita renungi kelahiranNya pada hari Natal di palungan yang hina.Dia adalah Allah yang dating mendekat kepada masing-masing kita dan meminta kita menerima-Nya dalam hidup kita secara baru, meminta agar kita menginginkan-Nya, percaya kepada-Nya, merasakan kehadiran-Nya dan karena Dia adalah Allah yang selalu menyertai kita, membela dan menolong kita.”

     

    “Permintaan saya yang terakhir adalah masing-masing kita memberikan terang kepada dunia di tempat kita hidup: di keluarga, tempat kerja, lingkungan tempat tinggal; bahwa setiap kita harus bisa menjadi terang bagi sesama; kita harus meninggalkan keegoan yang sering menutup pintu hati dan cenderung hanya memikirkan dirisendiri; bahwa kita memberikan perhatian yang lebih kepada orang lain dan diharapkan bisa lebih mengasihi sesama.

     

    Setiap perbuatan baik yang kita lakukan ibarat satu dari banyak cahaya yang terpancar dari terang pohon Natal ini: bersama dengan cahaya pohon-pohon Natal yang lain,pohon Natal ini menerangi kegelapan malam, bahkan malam yang paling gelap sekalipun”.

     
    Pesan Natal  ini memberikan penekanan akan maksud Paus Emeritus Benediktus XVI agar kita tidak boleh kehilangan kontak dengan Allah di dalam hati kita. Jika kita selalu membangun hubungan dengan Allah kegembiraan akan selalu hadir. “Kepada Anda semua saya berdoa agar Anda selalu dipenuhi oleh kegembiraan Natal – kehadiran Bayi Yesus Yang adalah Allah di dalam hat ikita,” ujar Sri Paus Emeritus Benediktus XVI.

     

    Perayaan ‘Gaudete’ atau hari ‘Minggu Gembira’ yang masih merupakan bagian dari Masa Adven, menyatakan kepada kita bahwa, bahkan di tengah-tengah keraguan dan kesulitan hidup, kegembiraan hadir karena Allah hadir dan Dia selalu bersama kita, ungkap Sri Paus Emeritus.Demikian juga, bahwa Kegembiraan Natal patutlah menjadi bagian dari Tahun KaruniaTuhan, yang akan kita lewati pada tahun baru yang akan dijalani.

     

    Kiranya pesan Paus Emeritus Benediktus XVI akan memberikan harapan yang besar kepada kita dalam menjalani hidup ke depan. “Interior intimomeo et superior summomeo.”:Tuhan lebih dekat kepada kita daripada kita kepada diri kita sendiri. Semoga.


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.