• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 27 Januari 2022

     
    Home   »  Pemilu
     
    Tim Kampanye Diminta Bersihkan Alat Peraga Pilpres
    ALBERTO | Minggu, 06 Juli 2014 | 16:15 WIB            #PEMILU

    Tim
    Bawaslu

     

     
    Kupang, Flobamora.net -  Tim kampanye pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut satu, Prabowo- Hatta dan nomor urut dua, Jokowi- JK tingkat provinsi dan kabupaten/kota di NTT diimbau untuk membersihkan alat peraga kampanye masing- masing pasangan calon selama masa tenang, 6 - 8 Juli.

     

    Juru Bicara Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) NTT, Jemris Fointuna sampaikan ini kepada wartawan di Kupang, Minggu (6/7) menyatakan, selama masa tenang ini, masing- masing tim kampanye pasangan calon presiden dan wakil presiden diminta untuk tidak melakukan kampanye dalam bentuk apapun.

     

    “Masyarakat diimbau untuk menjaga keamanan dan melaporkan kepada pihak terkait apabila menemukan adanya aktivitas yang mencurigakan,” tandas Jemris.

     

    Tentang tindakan apa yang akan diambil bagi tim kampanye yang melakukan pelanggaran, Jemris sampaikan, ada aturan yang mengaturnya. Bagi mereka yang melakukan kampanye di masa tenang, bisa dikenakan sanksi pidana.

     

    Untuk itu, semua tim kampanye diminta untuk menghormati aturan yang berlaku dengan tidak melakukan pelanggaran selama masa tenang hingga pemungutan suara pada 9 Juli dan rekapitulasi perhitungan suara oleh penyelenggara di setiap tingkatan.

     

    Wakil Ketua Tim Pemenangan Pasangan Calon Presiden, Jokowi- JK, Nelson Obet Matara nyatakan, pihaknya akan menertibkan semua atribut kampanye yang dipasang di tempat- tempat umum selama masa tenang. Namun yang ada di sekretariat tim pemenangan tetap dipasang karena aturan memungkinkannya.

     

    Nelson menyampaikan, kegiatan lainnya yang dilakukan selama masa tenang adalah melakukan konsolidasi internal partai- partai pengusung. Konsolidasi ini lebih pada mekanisme pengawasan mulai dari penempatan saksi- saksi di tempat pemungutan suara (TPS), rekapitulasi perhitungan suara di semua tingkatan.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2022 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.